Informasi yang didapatkan dari warga sekitar, sebelum jembatan roboh sempat terdengar suara gemuruh seperti benda besar yang terjatuh dari langit. Saat keluar rumah warga menyaksikan jembatan yang sedang dalam proses pembangunan ambrol di bagian tengah.
“Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WITA tapi tidak tahu apa penyebabnya. Tadi saya di dalam rumah tetapi mendengar ada suara seperti benda terjatuh dan saya keluar ternyata jembatannya sudah patah di tengah, itu kayaknya tiang penyangga cornya tidak kuat akhirnya roboh dan patah,” terang Abdilah warga RT 21 Selumit Pantai.
Jembatan ini sebelumnya berupa kayu, namun mendapat bantuan dari pemerintah dan di buat baru dengan beton supaya lebih kokoh. Warga sering menggunakan jembatan ini untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan menjadi penghubung dua kelurahan.
“Kami bersyukur dibangunkan jembatan ini, mudah-mudahan bisa selesai secepatnya. Dan kejadian ini bisa jadi evaluasi bersama, kalau membangun harus berhati-hati,” ucapnya. Lurah Selumit Pantai Melki mengatakan, proyek pembangunan ini satu rangkaian dengan penataan kawasan kumuh dari pemerintah pusat yang selama ini dipusatkan di Karang Rejo.
“Sudah beberapa bulan pengerjaanya, ini salah satu proyek penanganan kawasan kumuh dan menghubungkan dua kelurahan. Untuk pembangunan konstruksi pondasinya yang di bawah sudah selesai, konstruksi tiangnya juga sudah selesai, dan ini proses pengecoran jalannya dan tiba-tiba roboh,” jelas Melki. Ia datang ke lokasi memastikan material yang terjatuh ke sungai harus dibersihkan agar kapal nelayan yang melintas tidak terhalang.
“Jangan sampai menghambat makanya besi konstruksi dan material lainnya harus segera dibereskan. Kami harapkan ada koordinasi dengan wilayah dalam hal ini kelurahan Selumit Pantai agar kapal-kapal yang ada di dalam bisa keluar terlebih dahulu hingga pembangunan jembatan selesai. Kalau sampai kejadian seperti ini dan kapal tidak bisa keluar akan menghalangi masyarakat beraktivitas,” sebutnya. Proyek pembangunan jembatan ini sendiri bukan didanai oleh APBD melainkan proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Senin 14 Desember 2020 dengan judul Jembatan Penghubung Dua Kelurahan Roboh Saat Dicor