“Lame tiba di AS pada 30 April dan melebihi batas waktu visa-nya,” kata juru bicara ICE melansir dari laman Associated Press (AP).
AP sendiri sudah mengirim pesan meminta komentar pada ke alamat email yang tercantum di akun Instagram Lame namun pemuda itu belum memberikan komentar publik mengenai penahanannya.
Penahanan dan keberangkatan sukarela Lame terjadi ditengah penegakan hukum imigrasi yang semakin ketat oleh Presiden Donald Trump, termasuk razia di Los Angeles yang memicu protes berhari-hari terhadap ICE, saat presiden menguji batas wewenang eksekutifnya.
Kepergian sukarela yang diberikan kepada Lame memungkinkan mereka yang menghadapi deportasi dari AS untuk menghindari perintah deportasi di catatan imigrasi mereka, yang dapat mencegah mereka kembali ke AS selama hingga satu dekade.
Lame yang berusia 25 tahun menjadi terkenal secara internasional selama pandemi tanpa pernah berbicara dalam videonya, yang menampilkan reaksinya terhadap “life hacks” yang absurd dan rumit. Dia memiliki lebih dari 162 juta pengikut di TikTok saja.
Influencer kelahiran Senegal ini pindah ke Italia saat masih bayi bersama orangtuanya yang berasal dari kelas pekerja dan memiliki kewarganegaraan Italia.
Ketenarannya di internet berkembang pesat.
Ia menandatangani kemitraan multi-tahun dengan merek desainer Hugo Boss pada 2022. Pada Januari, ia ditunjuk sebagai duta baik UNICEF. Bulan lalu, ia menghadiri Met Gala di New York City, beberapa hari setelah tiba di AS.
Editor: Aspian Nur