Kepastian God Bless yang dimotori Ahmad Albar (vocal), Jusuf Ian Antono (gitar), Donny Fatah (bass), Abadi Soesman (keyboard) dan Fajar Satriatama (drum) itu diketahui setelah Instagram Timnas Indonesia mengunggah video momen ketika Ahmad Albar menerima panggilan telepon dari pelatih Indonesia Patrick Kluivert.
Video dimulai dengan dering telepon dari ponsel Ahmad Albar. Saat diangkat, terdengar suara Kluivert yang langsung menyapa dan menanyakan kesiapan Ahmad Albar untuk tampil di GBK.
"Apakah Anda siap memanaskan GBK [karena] penonton sudah menunggu. Kami membutuhkan energi kalian di atas lapangan," ujar Kluivert seperti yang terlihat di Instagram tersebut.
Ahmad Albar pun menyambut ajakan tersebut dengan antusias, menyatakan bahwa ia dan band-nya siap tampil dan mendukung atmosfer pertandingan. "Oke Patrick, kami akan hadir di sana dan kami semua siap," jawab Ahmad Albar.
Menutup percakapan, Patrick Kluivert juga mengajak para suporter Timnas Indonesia untuk memadati stadion dan menjanjikan kemeriahan dalam laga nanti. "Garuda fans, sesuatu yang meriah akan hadir. Bersiaplah," ujar mantan pemain timnas Belanda, Barcelona dan Ajax Amsterdam itu.
Satu lagu yang pasti akan dinyanyikan God Bless pada penampilan mereka di GBK nanti adalah Rumah Kita.
Erick Thohir pun lewat Instagram-nya mengaku tak sabar menyaksikan penampilan grup band yang sudah berusia 51 tahun pada 5 Mei 2025 lalu itu tampil di GBK.
“Senang ada God Bless yang akan menyanyikan lagu Rumah Kita sebelum pertandingan Timnas Indonesia vs China di Stadion Gelora Bung Karno,” jelas Erick Thohir.
Erick Thohir berharap kehadiran musisi legendaris ini akan memberikan semangat untuk skuat Garuda. Da berharap nyanyian lagu dengan judul Rumah Kita ini bakal bisa membuat Jay Idzes dan kawan-kawan bersemangat serta siap berjuang habis-habisan.Apalagi pertandingan ini berlangsung di kandang sendiri sehingga mereka diharapkan bisa memberikan hasil terbaik.
“Semoga bisa menambah semangat perjuangan para pemain Garuda dan seluruh suporter di Stadion Gelora Bung Karno yang menjadi Rumah Kita,” sebut Erick.
Editor: Aspian Nur