"I liked it because I don't believe in violence. Kebetulan emg saya follow Gal Gadot, jd yg ke like adalah postingan dia. Dan saya follow dia bukan karena Israel tetapi karena acting dia sebagai actress," tulis Valencia lewat pesan langsung Instagram tersebut yang beredar di media sosial, Minggu (29/10/2023).
Anak politisi Harry Tanoe Soedibjo itu merasa ada orang yang memanfaatkan hal itu dengan menggiring opini sendiri. Tujuannya, menurut Valencia, agar situasi menjadi ramai dan menyudutkan dirinya, terlebih saat ini tengah masa politik. Padahal tidak ada pernyataan apa pun dari dirinya mengenai tindakan menyukai postingan tentang Israel tersebut.
Valencia Tanoesoedibjo sendiri menegaskan kalau dirinya tidak menyukai kekerasan seperti yang terjadi dalam konflik Israel dengan Palestina. Terlebih kekerasan juga terjadi pada anak-anak.
"Mau itu dari Israel/Palestine, in my own opinion, ga da yg deverse hidupnya untuk diambil," ujarnya seperti dilansir dari suara.com pada Senin (30/10/2023).
Perempuan 30 tahun itu berharap klarifikasi tersebut cukup untuk meredakan keriuhan yang terjadi. Sebab, Valencia merasa kejadian itu mengganggu baginua yang sedang hamil besar.
"Please bgt ini menganggu saya banget sih. I'm in my thrid semester, lh sibuk urusin mau lahiran, kerjaan dll, mana ada waktu sih urusin beginian," kata Valencia Tanoesoedibjo.
"Sorry banget nih buat yang mencoba menggiring opini, yang mau di achieve dari ini apa sih? Serius nanya, yang mau digiring opininya kemana? What's your goal?" imbuhnya.
Valencia diingatkan untuk hati-hati karena saat ini sedang tahun politik yang rentan adanya penggiringan opini apa pun. "Understand kok, cuman aku menyuarakan suara hatiku yg sbnrnya aja. Karena menurut aku ini too much. People assume things based on like, tp padahal mereka ga tau apa-apa," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin