"Kami sangat senang bisa menjadi perwakilan King of Korean Wave, Super Junior," kata Wakil Presiden bidang konser ICM Partners, Jon Pleeter. "Bersama Label SJ, kami berharap dapat mengembangkan Super Junior di seluruh lanskap media termasuk tur global, pemasaran, pengembangan bisnis, dan kemitraan strategis," ucapnya lagi.
Super Junior merupakan boyband generasi kedua SM Entertainment yang masih aktif hingga saat ini, baik di atas panggung maupun di layar kaca. Masing-masing member juga sibuk menjadi pembawa acara televisi atau radio selama hampir satu dekade terakhir.
Sejak debut pada 2005, perjalanan panjang dan lika-liku banyak ditemui masing-masing member Super Junior. Mereka yang memiliki 15 anggota (termasuk Super Junior M) perlahan harus kehilangan beberapa member karena alasan yang berbeda-beda. Nama Super Junior mulai mendunia setelah merilis Sorry Sorry pada 2009.
Album itu terjual 29 ribu kopi setelah dirilis. Sorry Sorry menjadi album terlaris di Korea Selatan tahun itu dengan capaian 250 ribu kopi. Tak hanya di Korea, Sorry Sorry juga menjadi album terlaris di Taiwan, Thailand, China, dan Filipina. Super Junior kemudian memiliki label sendiri yakni Label SJ yang mengurusi album serta aktivitas masing-masing member sejak 6 November 2015.
Sejak debut, Super Junior telah memenangkan 13 piala Mnet Asian Music Awards,19 piala Golden Disc Awards, dan beberapa pila US Teen Choice Awards kategori International Artist dan Best Fandom. Pada Desember 2020, Super Junior juga akan merilis album penuh ke-10, The Renaissance. Mereka juga telah merilis lagu The Melody sebagai perayaan hari jadi ke-15. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Selasa 24 November 2020 dengan judul Super Junior Kerja Sama dengan Agensi Hollywood