Rabu, 15/04/2026
Rabu, 15/04/2026
Pilihlah waktu terbaik untuk berolahraga, antara jam 10 pagi atau jam dua sore untuk menghindari risiko pada kulit yang terpapar matahari. (Foto: Ilustrasiinfobae)
Rabu, 15/04/2026

Pilihlah waktu terbaik untuk berolahraga, antara jam 10 pagi atau jam dua sore untuk menghindari risiko pada kulit yang terpapar matahari. (Foto: Ilustrasiinfobae)
KORANKALTIM.COM - Peningkatan aktivitas olahraga di luar ruangan kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kulit , sebuah kekhawatiran yang disoroti oleh para spesialis dermatologi.
Menurut situs web AS Women's Health , paparan sinar matahari selama aktivitas fisik tanpa perlindungan yang memadai meningkatkan kemungkinan terkena melanoma, kanker kulit yang paling mematikan.
Menurut Yayasan Kanker Kulit, 90 persen kanker kulit non-melanoma dan 86 persen melanoma terkait dengan radiasi ultraviolet. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Cancer menunjukkan orang yang sering berpartisipasi dalam olahraga luar ruangan memiliki risiko melanoma yang lebih tinggi, terutama karena paparan sinar matahari yang berkepanjangan.
Untuk mengurangi risiko kanker kulit selama aktivitas fisik di luar ruangan, para spesialis merekomendasikan penggunaan tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi pada semua area yang terpapar, mengenakan pakaian dengan faktor perlindungan ultraviolet (UPF) dan menjadwalkan olahraga sebelum pukul 10:00 pagi atau setelah pukul 14:00 siang, ketika radiasi matahari lebih rendah. Mereka juga menyarankan aksesori seperti topi dan kacamata hitam serta sering mengoleskan kembali tabir surya, memilih formula yang tahan keringat dan air agar tetap efektif selama berolahraga.
Tips penting untuk berolahraga di bawah sinar matahari tanpa risiko bagi kulit yaitu:
- Gunakan tabir surya spektrum luas (SPF 30 atau lebih tinggi), tahan keringat dan air, dan oleskan kembali setiap 40-80 menit, terutama setelah berkeringat atau berenang.
- Pilihlah pakaian dan aksesori dengan perlindungan ultraviolet (UPF), seperti kaos, topi, dan kacamata hitam, untuk menutupi area yang paling terpapar.
- Jadwalkan olahraga sebelum pukul 10:00 atau setelah pukul 14:00, ketika radiasi matahari lebih rendah dan risikonya berkurang.
- Jika berkeringat berlebihan, keringkan kulit dengan handuk sebelum mengoleskan kembali tabir surya dan pilih formula berbentuk stik agar lebih mudah diaplikasikan.
- Pertahankan kebiasaan pencegahan yang konsisten, dengan mempertimbangkan (sebagai pelengkap) antioksidan oral meskipun jangan pernah menggantikan tabir surya.
Popularitas aktivitas fisik diluar ruangan sendiri meningkat pesat setelah pandemi. Menurut Outdoor Foundation, yang dikutip oleh Women's Health Rabu (15/4/2026) hari ini, lebih dari 50 persen wanita menghabiskan rata-rata lima jam seminggu untuk berolahraga diluar ruangan namun perlindungan terhadap sinar matahari jarang dilakukan.
Hanya 29 persen wanita dewasa dan 12 persen pria yang menggunakan tabir surya sebelum menghabiskan lebih dari satu jam di bawah sinar matahari. Persentase yang rendah ini menyoroti perlunya peningkatan kebiasaan pencegahan untuk mengurangi kejadian kanker kulit di kalangan atlet.
Para ahli menekankan pentingnya konsistensi dan memilih tabir surya yang tepat. Dr. Elizabeth Hale profesor klinis madya dermatologi di Universitas New York merekomendasikan penggunaan tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi pada semua area yang terpapar, dengan memprioritaskan formula tahan keringat dan air yang memberikan perlindungan selama 40 hingga 80 menit.
Ahli kimia kosmetik Yehiel Amouyal menjelaskan produk-produk ini mengandung bahan-bahan yang meningkatkan daya lekat pada kulit dan membentuk lapisan pelindung, bahkan dalam kondisi lembap atau berkeringat.
Sementara dokter kulit Anthony Rossi dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center memperingatkan perlindungan dapat berkurang selama olahraga air atau pada hari berangin, sehingga penting untuk mengoleskan kembali produk setelah kontak dengan air atau keringat berlebihan.
Pengujian yang dipersyaratkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memastikan bahwa ketahanan terhadap keringat dan air telah divalidasi di laboratorium. Namun, Rossi mengklarifikasi bahwa selama olahraga intensif, paparan sinar matahari sebenarnya dapat mengurangi durasi perlindungan matahari yang efektif.
Tips praktis untuk berolahraga diluar ruangan dengan aman rekomendasi Dr Hale yaitu berolahraga di pagi hari atau setelah pukul 14.00 , ketika indeks UV lebih rendah dan sinar matahari memiliki dampak yang lebih kecil. Mengenakan pakaian dengan UPF (Ultraviolet Radiation Protection), bersama dengan topi dan kacamata hitam, memberikan perlindungan tambahan yang tidak dapat diberikan hanya oleh tabir surya.
Beberapa ahli, termasuk Hale, menyarankan untuk mempertimbangkan antioksidan oral sebelum terpapar sinar matahari dalam waktu lama, meskipun mereka menekankan suplemen ini tidak pernah bisa menggantikan tabir surya. Penggunaan kembali tabir surya secara teratur sangat penting, terutama selama olahraga yang lama, berenang, berlari di bawah sinar matahari, atau di lingkungan berangin, di mana kulit dapat kehilangan sebagian perlindungannya terhadap sinar UV.
Disarankan untuk mengeringkan kulit dengan handuk sebelum mengoleskan kembali produk jika Anda mengalami keringat berlebihan. Bagi atlet, pelindung stik memudahkan pengaplikasian dan pengangkutan.
Memilih waktu yang tepat, mengenakan pakaian pelindung, dan mengoleskan tabir surya dengan benar semuanya membantu mengurangi risiko yang terkait dengan radiasi ultraviolet. Dengan perencanaan sederhana dan kebiasaan perlindungan matahari yang konsisten, Anda dapat mempertahankan rutinitas olahraga yang aman bahkan pada hari-hari dengan paparan sinar matahari tertinggi.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 15/04/2026
Pilihlah waktu terbaik untuk berolahraga, antara jam 10 pagi atau jam dua sore untuk menghindari risiko pada kulit yang terpapar matahari. (Foto: Ilustrasiinfobae)
TERPOPULER