Jumat, 20/03/2026
Jumat, 20/03/2026
Kemajuan teknologi membuat para ahli berhasil menciptakan robot berbentuk kuda yang mirip dengan aslinya. (deeprobotics)
Jumat, 20/03/2026

Kemajuan teknologi membuat para ahli berhasil menciptakan robot berbentuk kuda yang mirip dengan aslinya. (deeprobotics)
KORANKALTIM.COM - DEEP Robotics memperkenalkan robot berkaki empat inovatif berbentuk kuda yang menggabungkan desain bionik dan kemampuan mobilitas canggih, yang ditujukan untuk aplikasi industri dan penggunaan yang lebih mudah diakses.
Berbasis pada platform Lynx M20 Pro, robot kuda ini menonjol karena kemampuannya untuk bergerak melintasi medan yang kompleks, melakukan lompatan dan menahan beban yang signifikan, menjadikannya tawaran paling menarik di sektor robotika saat ini.
Berbeda dengan robot berkaki empat lainnya yang berpenampilan teknis, model ini mengadopsi estetika yang terinspirasi oleh kuda asli, dengan anggota tubuh yang mensimulasikan kuku dan proporsi yang meniru gerakan alami.
Pendekatan ini bukan sekadar visual. Desain ini berupaya meningkatkan stabilitas dan interaksi dengan berbagai jenis permukaan serta mendekatkan teknologi ini kepada khalayak yang lebih luas.
Robot ini memiliki berat sekitar 30 kilogram dan tinggi sekitar setengah meter, dirancang untuk membawa beban hingga 50 kilogram dan dapat mencapai kecepatan hingga 18 kilometer per jam, meskipun para pengembang merekomendasikan pengoperasian pada kecepatan yang lebih moderat untuk memastikan pergerakan yang aman dan stabil.
Karakteristik ini menjadikannya alat serbaguna untuk berbagai skenario. Satu dari fitur yang paling menonjol adalah kemampuannya untuk beroperasi di lingkungan yang menantang. Robot ini bersertifikasi IP66, yang berarti dapat berfungsi tanpa masalah dalam kondisi buruk seperti hujan, debu atau lumpur.
Ketahanan ini membuatnya cocok untuk tugas-tugas di sektor-sektor seperti konstruksi, pertambangan, atau misi penyelamatan, di mana mobilitas di medan yang tidak rata sangat penting.
Dari segi teknologi, perangkat ini mengintegrasikan sistem persepsi dan navigasi canggih. Perangkat ini menggunakan sensor LiDAR 96-garis yang memungkinkannya menghasilkan peta tiga dimensi lingkungan secara real-time, dikombinasikan dengan teknologi SLAM (simultaneous localization and mapping).
Berkat perangkat ini, robot dapat mendeteksi rintangan, merencanakan rute dan bergerak secara otonom dengan pandangan 360 derajat.
Selain itu, robot ini menggabungkan sistem kontrol gerak berbasis kecerdasan fisik, yang memungkinkannya melakukan tindakan kompleks seperti melompat, berputar dan beradaptasi secara dinamis terhadap permukaan yang tidak stabil.
Responsivitas ini sangat penting untuk kinerjanya dalam skenario di mana robot tradisional mungkin kehilangan keseimbangan atau menjadi tidak dapat digunakan.
Fitur penting lainnya adalah otonominya. Robot ini beroperasi menggunakan baterai yang dapat diganti tanpa mematikan sistem (hot-swappable batteries) . Dengan waktu pengoperasian hingga tiga jam per pengisian daya, robot ini dapat beroperasi dalam jangka waktu lama tanpa gangguan, sebuah keunggulan penting dalam aplikasi profesional.
Diluar performa teknisnya, perkembangan ini mencerminkan tren yang berkembang di industri ini: evolusi menuju robot dengan bentuk yang lebih bionik dan mudah dikenali.
Melansir dari laman DEEP Robotics Jumat (20/3/2026) hari ini, tujuan mereka bukan hanya untuk meningkatkan fungsionalitas, tetapi juga untuk menciptakan hubungan yang lebih erat dengan pengguna , mengubah mesin-mesin ini menjadi elemen yang lebih mudah didekati dan dipahami.
Perangkat ini dibanderol mulai dari $50.000, setara dengan Rp844,4 Juta, menempatkannya di segmen premium. Meskipun terutama ditujukan untuk penggunaan industri dan profesional, desain dan kemampuannya juga membuatnya menarik untuk pameran teknologi dan demonstrasi publik. Bahkan, perangkat ini sedang dipertimbangkan untuk digunakan dalam lingkungan pendidikan atau rekreasi, dimana ia dapat berinteraksi dengan orang-orang dalam kondisi terkontrol.
Kuda robot ini bergabung dengan generasi baru mesin yang bertujuan melampaui otomatisasi tradisional. Dengan kombinasi mobilitas canggih, kecerdasan buatan, dan desain yang terinspirasi dari alam, pengembangan DEEP Robotics mengantisipasi masa depan di mana robot tidak hanya melakukan tugas-tugas kompleks tetapi juga menjadi bagian yang lebih terintegrasi dari kehidupan sehari-hari.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 20/03/2026
Kemajuan teknologi membuat para ahli berhasil menciptakan robot berbentuk kuda yang mirip dengan aslinya. (deeprobotics)
TERPOPULER