Selasa, 23/12/2025
Selasa, 23/12/2025
(ilustrasi)
Selasa, 23/12/2025

(ilustrasi)
KORANKALTIM.COM - Mesin treadmill memantapkan posisinya sebagai satu dari banyak peralatan olahraga yang paling disukai baik di pusat kebugaran maupun di rumah, terutama bagi mereka yang tak ingin repot berolahraga.
Terlepas dari popularitasnya, kesalahan umum diantara pemula yang menggunakan treadmill adalah berjalan sambil berpegangan pada mesin. Tindakan ini yang didorong oleh kebutuhan mendesak akan keamanan terhadap kemiringan dan gerakan konstan treadmill nyatanya dapat kontraproduktif bagi kesehatan dan kinerja fisik.
Rasa takut terjatuh, ditambah dengan ketidakstabilan awal saat berjalan pada permukaan yang bergerak dan miring membuat banyak orang mencari pegangan di bagian depan treadmill. Kebiasaan ini, yang sangat umum di kalangan pemula, lebih berasal dari perasaan tidak aman daripada kebutuhan nyata akan perlindungan.
Melansir dari laman Sportlife Selasa (23/12/2025) hari ini, para ahli olahraga menyebut gerakan memegang mesin treadmill ini memiliki konsekuensi negatif terhadap biomekanik gaya berjalan.
Domingo Sánchez, seorang spesialis aktivitas fisik menyebut berjalan sambil berpegangan memperpendek langkah dan mengurangi frekuensi langkah sehingga membatasi efisiensi latihan.
“Langkah menjadi lebih sempit dan jarang dan yang terpenting menetralkan efek lengan saat berlari, yang memiliki fungsi penstabilan yang penting,” ujar Sanchez.
Meletakkan tangan terus-menerus dibagian depan mesin membatasi gerakan alami lengan yang secara langsung berdampak pada stabilitas pengguna. Lengan yang bebas tidak hanya memberikan keseimbangan tetapi juga membantu mendorong tubuh ke depan, memungkinkan distribusi gaya yang lebih baik dan mengurangi risiko jatuh akibat ketidakseimbangan.
Konsekuensi terhadap stabilitas lumbal dan risiko cedera. Perubahan biomekanik yang disebabkan oleh postur tubuh yang buruk memiliki dampak nyata pada kesehatan, terutama di daerah lumbar dan panggul. Dengan menjaga tangan tetap pada posisi tetap, sabuk bahu kehilangan kemampuan untuk berputar yang mengurangi stabilisasi pada tingkat lumbopelvic atau bagian tulang belakang.
Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan otot, ketidakseimbangan, dan peningkatan kemungkinan cedera, terutama pada punggung bagian bawah.
“Kalau kita tetap memegang tangan di depan, tulang belikat tidak dapat berputar dan stabilisasi pada tingkat lumbopelvis akan berkurang, sehingga kehilangan efektivitas mekanis dan stabilitas lumbar, sesuatu yang akan sangat membahayakan punggung bagian bawah kita,” jelas Sanchez lagi.
Karena itu, kebiasaan berjalan sambil ditopang secara terus-menerus membahayakan performa atletik dan kesehatan tulang belakang serta berdampak pada orang-orang dari segala usia.
Selain itu, para ahli menyarankan untuk menyesuaikan kecepatan dan kemiringan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing orang, memulai dengan sesi singkat untuk membiasakan diri dengan perangkat, dan selalu memprioritaskan teknik daripada intensitas.
Mengingat risiko-risiko tersebut, para ahli menekankan pentingnya menerapkan langkah-langkah sederhana untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan latihan di treadmill.
Pertama, mereka merekomendasikan untuk memiringkan treadmill setidaknya satu persen. Kemiringan yang sedikit ini memungkinkan aktivasi otot-otot posterior yang lebih signifikan, peningkatan pengeluaran energi, dan simulasi kondisi olahraga di luar ruangan yang lebih baik.
“Hanya 1 persen saja sudah cukup untuk mencapai keterlibatan otot-otot posterior yang lebih besar dengan peningkatan pengeluaran energi,” papar Sanchez.
Hal ini membantu menyamakan sebagian tuntutan mekanis dan energi antara lari di treadmill dan lari di luar ruangan, sehingga mencegah ketidakseimbangan dan kesalahan teknis dalam langkah.
Kunci untuk latihan yang efektif dan aman di treadmill adalah dengan tidak menggunakan tumpuan frontal dan mengadopsi postur aktif, dengan tubuh sejajar dan lengan bergerak.
Menyesuaikan kemiringan dan kecepatan, serta memprioritaskan pembelajaran teknik yang benar sejak awal, memastikan sesi latihan yang lebih sehat dan produktif dengan risiko cedera yang lebih rendah . Dengan cara ini, menggunakan treadmill dapat sangat mirip dengan pengalaman berolahraga di luar ruangan dan memberikan semua manfaat latihan kardiovaskular dan kekuatan, tanpa mengorbankan kesehatan punggung bawah atau efisiensi langkah.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 23/12/2025
(ilustrasi)
TERPOPULER