Minggu, 16/08/2026

Angin Selatan Ganggu Aktivitas Nelayan, Diskan Berau Gelar Pasar Ikan Murah di Gunung Tabur

Minggu, 16/08/2026

Masyarakat antusias hadir di Pasar Ikan Murah di Kecamatan Gunung Tabur, sekitar 2 ton ikan ludes. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Angin Selatan Ganggu Aktivitas Nelayan, Diskan Berau Gelar Pasar Ikan Murah di Gunung Tabur

Minggu, 16/08/2026

logo

Masyarakat antusias hadir di Pasar Ikan Murah di Kecamatan Gunung Tabur, sekitar 2 ton ikan ludes. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Musim angin selatan mulai membawa tantangan bagi aktivitas perikanan di Kabupaten Berau.

Kondisi perairan yang kurang bersahabat berpotensi mengurangi aktivitas melaut dan berdampak pada jumlah ikan yang didaratkan nelayan. Situasi ini turut menjadi perhatian Dinas Perikanan Berau untuk menjaga pasokan pangan masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan ialah menghadirkan Pasar Ikan Murah di Kecamatan Gunung Tabur. Sekitar dua ton ikan segar disiapkan untuk masyarakat dengan harga di bawah harga pasar. Program tersebut menjadi upaya menjaga akses masyarakat terhadap sumber protein di tengah potensi penurunan hasil tangkapan.

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Abdul Majid mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi aktivitas nelayan. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga agar keterbatasan pasokan tidak langsung diikuti kenaikan harga ikan di tingkat konsumen.

“Musim angin selatan berpengaruh terhadap aktivitas nelayan dan jumlah ikan yang didaratkan,” ungkapnya.

Majid menyebut ikan yang dijual merupakan ikan segar yang disesuaikan dengan ketersediaan hasil perikanan. Harga ditekan hingga mendekati harga modal sehingga masyarakat dapat memperoleh ikan dengan harga lebih terjangkau.

Selain menjaga daya beli masyarakat, pasar murah juga diarahkan untuk memperpendek rantai distribusi dari sumber produksi menuju konsumen. Ketika hasil tangkapan tersedia, ikan dapat disalurkan melalui kegiatan tersebut sehingga pergerakan harga lebih terkendali.

“Yang kami jaga bukan hanya harga, tetapi juga akses masyarakat terhadap ikan,” ujarnya.

Di sisi lain, kegiatan ini memberikan alternatif pasar bagi nelayan ketika kondisi pasar mengalami perubahan. Penyerapan ikan dalam jumlah besar diharapkan membantu menjaga perputaran hasil perikanan sekaligus memastikan produk nelayan tetap memiliki pasar.

Gunung Tabur menjadi lokasi keempat pelaksanaan Pasar Ikan Murah setelah sebelumnya digelar di Sambaliung, Tanjung Batu, dan Tanjung Redeb. Dinas Perikanan Berau berencana memperluas kegiatan serupa ke kecamatan lainnya. (*)

Angin Selatan Ganggu Aktivitas Nelayan, Diskan Berau Gelar Pasar Ikan Murah di Gunung Tabur

Minggu, 16/08/2026

Masyarakat antusias hadir di Pasar Ikan Murah di Kecamatan Gunung Tabur, sekitar 2 ton ikan ludes. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait