Selasa, 21/07/2026
Selasa, 21/07/2026
Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar. (Dok/Korankaltim.com)
Selasa, 21/07/2026

Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar. (Dok/Korankaltim.com)
Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan memperkuat kolaborasi dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) dalam penyelenggaraan Job Fair Industri Kelapa Sawit 2026.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Job fair yang menjadi bagian dari rangkaian 9th Borneo Palm Oil Forum 2026 tersebut akan digelar pada 6–7 Agustus 2026 di Platinum Hotel Convention Hall Balikpapan.
Berbagai perusahaan anggota GAPKI akan membuka lowongan pada sejumlah bidang pekerjaan dan jenjang karier, termasuk bagi lulusan baru (fresh graduate).
Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Sekretaris Eksekutif GAPKI Kaltim, Dedy Aspian Nur, guna mendorong perusahaan peserta memberikan ruang yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan sektor usaha menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan, khususnya di industri perkebunan kelapa sawit yang terus berkembang di Kaltim.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha merupakan langkah strategis dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kami mengapresiasi dukungan GAPKI Kaltim beserta perusahaan anggotanya yang berpartisipasi dalam Job Fair ini,” ujarnya, melalui siaran pers tertulis pada Selasa (21/7/2026).
Ia berharap perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dapat mengutamakan tenaga kerja lokal yang memenuhi kualifikasi, sehingga pertumbuhan sektor kelapa sawit juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.
“Kami berharap perusahaan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada tenaga kerja lokal Kalimantan Timur yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri, sehingga manfaat pertumbuhan sektor kelapa sawit dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat,” jelasnya.
Disnaker juga mengimbau para pencari kerja agar memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai peluang memasuki dunia kerja di sektor perkebunan kelapa sawit. Kesempatan itu terbuka bagi masyarakat umum maupun lulusan baru yang ingin memulai karier.
Untuk mengikuti proses rekrutmen, pelamar diwajibkan mendaftar secara daring melalui QR Code yang telah disediakan panitia. Peserta yang telah menyelesaikan registrasi online selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi sesuai ketentuan masing-masing perusahaan.
“Melalui penyelenggaraan bursa kerja ini, kami berharap sinergi pemerintah dan dunia usaha terus diperkuat untuk menekan angka pengangguran, memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, serta memenuhi kebutuhan tenaga kerja di industri kelapa sawit Kalimantan Timur,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Selasa, 21/07/2026
Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar. (Dok/Korankaltim.com)
TERPOPULER