Kamis, 02/07/2026
Kamis, 02/07/2026
Pemeriksaan penumpang dan barang bawaan menggunakan mesin X-ray dan walk-through metal detector di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (Rafik/Korankaltim.com).
Kamis, 02/07/2026

Pemeriksaan penumpang dan barang bawaan menggunakan mesin X-ray dan walk-through metal detector di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (Rafik/Korankaltim.com).
Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur (BPS Kaltim) mencatat penurunan jumlah penumpang angkutan udara domestik maupun angkutan laut dalam negeri pada Mei 2026 dibandingkan bulan sebelumnya.
Meski penurunannya berbeda besaran, kondisi ini menunjukkan adanya perlambatan mobilitas penumpang di sejumlah jalur transportasi utama di provinsi tersebut.
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengungkapkan, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan selama Mei 2026 mencapai 176.546 orang. Angka tersebut turun tipis sebesar 0,05 persen dibandingkan April 2026.
“Jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Mei 2026 tercatat sebanyak 176.546 orang atau turun 0,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Mas’ud Rifai dalam Berita Resmi Statistik (BRS) Perkembangan Transportasi Kaltim yang dikutip Kamis (2/6/2026).
Penurunan penumpang udara terutama dipengaruhi berkurangnya aktivitas di beberapa bandara, diantaranya Bandara Kalimarau Berau yang turun 29,07 persen, Bandara APT Pranoto Samarinda turun 3,71 persen, serta Bandara Datah Dawai di Mahakam Ulu yang turun 0,53 persen. Sementara itu, Bandara Sepinggan Balikpapan justru mencatat kenaikan penumpang sebesar 5,95 persen.
Meski mengalami penurunan secara bulanan, Bandara Sepinggan tetap menjadi pintu masuk dan keluar penumpang domestik terbesar di Kaltim dengan jumlah 131.356 penumpang atau sekitar 74,40 persen dari total penumpang domestik. Adapun Bandara APT Pranoto melayani 26.420 penumpang atau sekitar 14,97 persen dari total penumpang domestik.
Secara kumulatif, selama Januari hingga Mei 2026 jumlah penumpang angkutan udara domestik mencapai 1.056.330 orang. Jumlah tersebut turun 7,86 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Disisi lain, penurunan lebih tajam terjadi pada angkutan laut dalam negeri. BPS mencatat jumlah penumpang yang diberangkatkan melalui pelabuhan di Kaltim pada Mei 2026 sebanyak 45.681 orang atau turun 18,89 persen dibandingkan April 2026.
Penurunan tersebut terutama dipengaruhi berkurangnya jumlah penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan yang turun 37,23 persen serta Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan yang turun 2,17 persen. Sebaliknya, Pelabuhan Samarinda justru mencatat peningkatan jumlah penumpang sebesar 36,33 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
“Meski terjadi penurunan secara bulanan, kinerja angkutan laut sepanjang Januari hingga Mei 2026 masih menunjukkan tren positif,” jelas Mas’ud.
Total penumpang angkutan laut selama lima bulan pertama tahun ini mencapai 295.461 orang atau meningkat 6,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain pergerakan penumpang, BPS juga mencatat volume barang yang diangkut melalui jalur laut pada Mei 2026 mencapai 9.773,58 ribu ton atau naik 0,05 persen dibandingkan April 2026. Secara kumulatif Januari-Mei 2026, volume barang yang diangkut meningkat 13,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 02/07/2026
Pemeriksaan penumpang dan barang bawaan menggunakan mesin X-ray dan walk-through metal detector di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (Rafik/Korankaltim.com).
TERPOPULER