Diikuti sebanyak 24 tim peserta dari perwakilan RT dan merupakan rangkaian untuk merayakan HUT ke-125 kota Balikpapan. Peserta disyaratkan memiliki kartu identitas domisili Balikpapan dan melakukan pembelian paket diamond 140DM di Dunia Games.
Pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui channel Youtube Game4mers Balikpapan https://youtu.be/sOVqxEOmPTA pada 25 – 27 Februari 2022.
General Manager DLS & Direct Sales Area Pamasuka Telkomsel M. Asrullah mengatakan, turnamen dapat menjadi sarana bagi gamers di Balikpapan dalam mengasah kemampuan dan meningkatkan kapabilitas pada industri esports termasuk mendorong lahirnya lebih banyak lagi talenta digital lokal anak negeri.
"Serta meningkatkan silaturahmi dan semangat gotong royong walaupun beraktivitas dari rumah di masa pandemi namun tetap dapat bertemu secara virtual saat ini," kata Asrullah.
Industri gim saat ini telah menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Banyak hal yang tak kasat mata ternyata memiliki banyak layering dan opportunity, sebagai contoh seorang player ketika sudah pada tahap level Pro bisa memiliki pendapatan yang menjanjikan, begitu pula dengan seorang caster.
Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Doortje Sorta Susani Marpaung yang mewakili Wali Kota Balikpapan memberi apresiasi kepada Telkomsel yang menggelar turnamen Free Fire.
"Semoga ke depan dapat terus menjalakan komitmen dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Balikpapan terutama pada bidang teknologi dan games ini," kata Doortje.
Perkembangan digital yang sangat pesat diikuti dengan perkembangan aplikasi maupun gim daring (games online) yang semakin popular terutama di kalangan anak muda. Sejalan dengan salah satu fokus pengembangan ekonomi kreatif tentang aplikasi dan gim, diharapkan dapat mendukung sektor-sektor lain.
"Terutama kerajinan dan kuliner yang dominan di Balikpapan dengan mengembangkan motif-motif kearifan lokal, yang juga menjadi tantangan anak-anak muda Balikpapan untuk dapat menciptakan aplikasi maupun games yang mengangkat kearifan lokal," lanjutnya.
Dirinya optimistis ke depan seluruh sektor ekonomi kreatif di Balikpapan memiliki peluang untuk semakin maju dan bisa diandalkan menjadi tumpuan perekonomian daerah. Apalagi dengan rencana pemindahan Ibukota Negara ke Kalimantan Timur.
Penulis: Hendra
Editor: Supiansyah
Diikuti sebanyak 24 tim peserta dari perwakilan RT dan merupakan rangkaian untuk merayakan HUT ke-125 kota Balikpapan. Peserta disyaratkan memiliki kartu identitas domisili Balikpapan dan melakukan pembelian paket diamond 140DM di Dunia Games.
Pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui channel Youtube Game4mers Balikpapan https://youtu.be/sOVqxEOmPTA pada 25 – 27 Februari 2022.
General Manager DLS & Direct Sales Area Pamasuka Telkomsel M. Asrullah mengatakan, turnamen dapat menjadi sarana bagi gamers di Balikpapan dalam mengasah kemampuan dan meningkatkan kapabilitas pada industri esports termasuk mendorong lahirnya lebih banyak lagi talenta digital lokal anak negeri.
"Serta meningkatkan silaturahmi dan semangat gotong royong walaupun beraktivitas dari rumah di masa pandemi namun tetap dapat bertemu secara virtual saat ini," kata Asrullah.
Industri gim saat ini telah menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Banyak hal yang tak kasat mata ternyata memiliki banyak layering dan opportunity, sebagai contoh seorang player ketika sudah pada tahap level Pro bisa memiliki pendapatan yang menjanjikan, begitu pula dengan seorang caster.
Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Doortje Sorta Susani Marpaung yang mewakili Wali Kota Balikpapan memberi apresiasi kepada Telkomsel yang menggelar turnamen Free Fire.
"Semoga ke depan dapat terus menjalakan komitmen dalam mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Balikpapan terutama pada bidang teknologi dan games ini," kata Doortje.
Perkembangan digital yang sangat pesat diikuti dengan perkembangan aplikasi maupun gim daring (games online) yang semakin popular terutama di kalangan anak muda. Sejalan dengan salah satu fokus pengembangan ekonomi kreatif tentang aplikasi dan gim, diharapkan dapat mendukung sektor-sektor lain.
"Terutama kerajinan dan kuliner yang dominan di Balikpapan dengan mengembangkan motif-motif kearifan lokal, yang juga menjadi tantangan anak-anak muda Balikpapan untuk dapat menciptakan aplikasi maupun games yang mengangkat kearifan lokal," lanjutnya.
Dirinya optimistis ke depan seluruh sektor ekonomi kreatif di Balikpapan memiliki peluang untuk semakin maju dan bisa diandalkan menjadi tumpuan perekonomian daerah. Apalagi dengan rencana pemindahan Ibukota Negara ke Kalimantan Timur.
Penulis: Hendra