Kolaborasi ini telah dilaksanakan pada 17 Februari lalu. Berupaya mengubah sampah menjadi manfaat seperti program penukaran minyak jelantah dan botol plastik yang dihasilkan dari produksi UMKM mitra binaan Rumah BUMN Balikpapan menjadi produk BBM dan LPG Non Subsidi Bright Gas Pertamina.
Kegiatan ini melibatkan 5 UMKM mitra binaan dengan jumlah sampah plastik yang dikumpulkan sebanyak 21,91 kg dan minyak jelantah sebanyak 26,56 kg. Hasil yang dikumpulkan ini dapat ditukarkan dengan beberapa jenis produk seperti voucer BBM dan gas LPG non Subsidi Pertamina.
CEO Rumah BUMN, Walid ingin program kolaborasi ini dapat memperluas kebermanfaatan dari program Pertamina Better, dimana salah satu inovasi yang dilakukan adalah dengan bayar pakai sampah.
“Selain itu tentunya dapat berkontribusi juga terhadap pelestarian lingkungan. Kedepannya kegiatan pengumpulan ini akan dilakukan secara rutin yaitu sebulan sekali di minggu ketiga.” ujar Walid, CEO Rumah BUMN, Senin (21/2/2022) hari ini kepada Korankaltim.com
Terpisah, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan yang menaungi program CSR Pertamina Patra Niaga DPPU Sepinggan, Susanto August Satria mengatakan, kolaborasi merupakan sinergi antarlembaga.
"Untuk memperluas dampak kebermanfaatan dari program CSR," kata Satria.
Program-program CSR yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga DPPU Sepinggan bersifat inklusif dan kolaboratif. Sehingga dengan inovasi ini diharapkan semakin banyak program CSR yang dapat mendukung dan sejalan dengan program Pemerintah Kota Balikpapan.
"Dengan target 17 Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen untuk dapat berjalan selaras melalui Komitmen penuh Pertamina dalam penerapan aspek Environmental, Social & Governance (ESG)," ujar Hendra.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur
Kolaborasi ini telah dilaksanakan pada 17 Februari lalu. Berupaya mengubah sampah menjadi manfaat seperti program penukaran minyak jelantah dan botol plastik yang dihasilkan dari produksi UMKM mitra binaan Rumah BUMN Balikpapan menjadi produk BBM dan LPG Non Subsidi Bright Gas Pertamina.
Kegiatan ini melibatkan 5 UMKM mitra binaan dengan jumlah sampah plastik yang dikumpulkan sebanyak 21,91 kg dan minyak jelantah sebanyak 26,56 kg. Hasil yang dikumpulkan ini dapat ditukarkan dengan beberapa jenis produk seperti voucer BBM dan gas LPG non Subsidi Pertamina.
CEO Rumah BUMN, Walid ingin program kolaborasi ini dapat memperluas kebermanfaatan dari program Pertamina Better, dimana salah satu inovasi yang dilakukan adalah dengan bayar pakai sampah.
“Selain itu tentunya dapat berkontribusi juga terhadap pelestarian lingkungan. Kedepannya kegiatan pengumpulan ini akan dilakukan secara rutin yaitu sebulan sekali di minggu ketiga.” ujar Walid, CEO Rumah BUMN, Senin (21/2/2022) hari ini kepada Korankaltim.com
Terpisah, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan yang menaungi program CSR Pertamina Patra Niaga DPPU Sepinggan, Susanto August Satria mengatakan, kolaborasi merupakan sinergi antarlembaga.
"Untuk memperluas dampak kebermanfaatan dari program CSR," kata Satria.
Program-program CSR yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga DPPU Sepinggan bersifat inklusif dan kolaboratif. Sehingga dengan inovasi ini diharapkan semakin banyak program CSR yang dapat mendukung dan sejalan dengan program Pemerintah Kota Balikpapan.
"Dengan target 17 Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen untuk dapat berjalan selaras melalui Komitmen penuh Pertamina dalam penerapan aspek Environmental, Social & Governance (ESG)," ujar Hendra.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur