Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Kaltim Gatot Teguh Januar mengatakan, stok minyak goreng di swalayan-swayalan kerap habis. “Permintaannya tinggi tapi tidak diimbangi dengan suplai dari produsen,” ungkap Gatot.
Terjadi pembatasan stok di tingkat distributor yang menyebabkan alur distribusi pun terhambat sehingga ia memastikan kekosongan stok minyak goreng di supermartket bukan karena kesengajaan.
“Ini bukan hanya terjadi di Kaltim tapi di seluruh Indonesia. Kami terus koordinasi dengan Aprindo pusat,” paparnya
Apindo Kaltim tentu ingin menyediakan stok sesuai dengan kebutuhan masyarakat, namun hampir seluruh merk minyak goreng kenyataannya sedang mengalami gangguan distribusi. Biasanya, supermarket bisa menerima 1-2 ribu karton per harinya.
“Namun saat ini sekitar 50 karton saja. Itu pun kalau kebagian dari distributor,” ujar Gatot.
Penulis: Permata S Rahayu
Editor: Aspian Nur
Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Kaltim Gatot Teguh Januar mengatakan, stok minyak goreng di swalayan-swayalan kerap habis. “Permintaannya tinggi tapi tidak diimbangi dengan suplai dari produsen,” ungkap Gatot.
Terjadi pembatasan stok di tingkat distributor yang menyebabkan alur distribusi pun terhambat sehingga ia memastikan kekosongan stok minyak goreng di supermartket bukan karena kesengajaan.
“Ini bukan hanya terjadi di Kaltim tapi di seluruh Indonesia. Kami terus koordinasi dengan Aprindo pusat,” paparnya
Apindo Kaltim tentu ingin menyediakan stok sesuai dengan kebutuhan masyarakat, namun hampir seluruh merk minyak goreng kenyataannya sedang mengalami gangguan distribusi. Biasanya, supermarket bisa menerima 1-2 ribu karton per harinya.
“Namun saat ini sekitar 50 karton saja. Itu pun kalau kebagian dari distributor,” ujar Gatot.
Penulis: Permata S Rahayu
Editor: Aspian Nur