Terlebih fokus dengan persoalan UMKM, PAKAR akan siap menjembatani program BUMN untuk mendukung UMKM yang ada di seluruh wilayah Indonesia. "PAKAR ini kita bentuk di Jakarta karena memang kita melihat pemikiran Erick Tohir sejalan dengan itu," ucapnya Rabu (16/2/2022).
Ia menegaskan hadirnya PAKAR bukan hanya sekedar berbicara tentang momentum politik 2024 mendatang. Ia menjelaskan lahirnya PAKAR diharapkan dapat membentuk wirausaha baru, terlebih para kaum muda yang mendominasi aktif dalam wadah tersebut. "Bonus demografi mendatang, para anak muda lah yang akan mulai bersaing, jadi kita fokus pada UMKM juga salah satunya nanti akan ada kegiatan bantuan modal," sebutnya.
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PAKAR Kaltim, Arfan Matong mengungkapkan pihaknya akan lebih fokus menyalurkan program Kementerian BUMN yang dapat disalurkan kepada masyarakat Kaltim. "Saya lebih fokus bicara program, jika ini berhasil akan kita tentukan lagi ke depannya," tuturnya.
Selain UMKM, pendidikan dan lingkungan hidup juga turut ia soroti ke depannya, terlebih mengenai pendidikan, tentunya PAKAR akan berupaya menghadirkan beasiswa yang dapat dimanfaatkan para anak muda untuk dapat menempuh pendidikan. "Kami akan sinkronkan dengan program MPN," ungkap Arfan.
Lingkungan hidup juga ia sadari merupakan isu yang sering dibahas hangat di Kaltim, terutama mengenai eksploitasi yang diakibatkan oleh penambangan, pihaknya juga akan berkolaborsi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim untuk dapat mengisi kontribusi pada salah satu celah yang dapat ia berikan. "Jadi kami akan beraudiensi serta memberikan usulan apa yang dapat disikapi mengenai lingkungan hidup," ujarnya.
Untuk diketahui PAKAR Kaltim ini baru saja terbentuk pada Januari 2022 lalu, sehingga sementara waktu ini pihaknya akan fokus dalam merampungkan kepengurusan.
Penulis: Claudius Vico
Editor: Supiansyah
Terlebih fokus dengan persoalan UMKM, PAKAR akan siap menjembatani program BUMN untuk mendukung UMKM yang ada di seluruh wilayah Indonesia. "PAKAR ini kita bentuk di Jakarta karena memang kita melihat pemikiran Erick Tohir sejalan dengan itu," ucapnya Rabu (16/2/2022).
Ia menegaskan hadirnya PAKAR bukan hanya sekedar berbicara tentang momentum politik 2024 mendatang. Ia menjelaskan lahirnya PAKAR diharapkan dapat membentuk wirausaha baru, terlebih para kaum muda yang mendominasi aktif dalam wadah tersebut. "Bonus demografi mendatang, para anak muda lah yang akan mulai bersaing, jadi kita fokus pada UMKM juga salah satunya nanti akan ada kegiatan bantuan modal," sebutnya.
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PAKAR Kaltim, Arfan Matong mengungkapkan pihaknya akan lebih fokus menyalurkan program Kementerian BUMN yang dapat disalurkan kepada masyarakat Kaltim. "Saya lebih fokus bicara program, jika ini berhasil akan kita tentukan lagi ke depannya," tuturnya.
Selain UMKM, pendidikan dan lingkungan hidup juga turut ia soroti ke depannya, terlebih mengenai pendidikan, tentunya PAKAR akan berupaya menghadirkan beasiswa yang dapat dimanfaatkan para anak muda untuk dapat menempuh pendidikan. "Kami akan sinkronkan dengan program MPN," ungkap Arfan.
Lingkungan hidup juga ia sadari merupakan isu yang sering dibahas hangat di Kaltim, terutama mengenai eksploitasi yang diakibatkan oleh penambangan, pihaknya juga akan berkolaborsi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim untuk dapat mengisi kontribusi pada salah satu celah yang dapat ia berikan. "Jadi kami akan beraudiensi serta memberikan usulan apa yang dapat disikapi mengenai lingkungan hidup," ujarnya.
Untuk diketahui PAKAR Kaltim ini baru saja terbentuk pada Januari 2022 lalu, sehingga sementara waktu ini pihaknya akan fokus dalam merampungkan kepengurusan.
Penulis: Claudius Vico