Kepala BPBD Samarinda Suwarso mengatakan, sidak dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan wabah Covid-19 di Kota Tepian sekaligus melihat seberapa ketat pelaksanaan itu dijalankan oleh para pengelola pusat perbelanjaan.
"Ini sudah berjalan sejak dua hari khususnya ke pusat perbelanjaan modern," ujar Suwarso kepada Korankaltim.com Kamis (3/2/2022) hari ini.
Tiga pusat perbelanjaan modern yang didatangi adalah Big Mall di Jalan Untung Surapati, Mesra Indah Mall di Jalan K.H. Khalid dan Samarinda Central Plaza (SCP) di Jalan Pulau Irian dan dari pantauan BPBD hanya Mesra Indah Mall yang belum menerapkan aplikasi PeduliLindungi secara masif.
"Hasil tinjauan kami Mesra Indah Mall yang belum menerapkan masif jadi kami berikan edukasi terus untuk penerapannya," tegas Suwarso.
Penerapan aplikasi Pedulilindungi dapat menyebabkan antrian pada sejumlah pintu masuk lantara proses aplikasi perlu membutuhkan waktu, maka dari itu ia juga mengimbau kepada masyarakat agar mengantongi kartu vaksin. "Jadi tinggal ditunjukan bisa langsung masuk," jelasnya.
Terpisah, Operation Manager SCP Agus Ibrahim mengakui penerapan aplikasi itu sudah diberlakukan sejak aturan diterapkan Pemkot Samarinda.
Mekanismenya, pengunjung yang hendak masuk SCP wajib memverifikasi PeduliLindungi menggunakan smartphone masing-masing. "Jika yang tidak ada kami anjurkan untuk download, tapi kalau ada orang yang belum vaksin tidak kami bolehkan masuk," tegas Agus.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur
Kepala BPBD Samarinda Suwarso mengatakan, sidak dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan wabah Covid-19 di Kota Tepian sekaligus melihat seberapa ketat pelaksanaan itu dijalankan oleh para pengelola pusat perbelanjaan.
"Ini sudah berjalan sejak dua hari khususnya ke pusat perbelanjaan modern," ujar Suwarso kepada Korankaltim.com Kamis (3/2/2022) hari ini.
Tiga pusat perbelanjaan modern yang didatangi adalah Big Mall di Jalan Untung Surapati, Mesra Indah Mall di Jalan K.H. Khalid dan Samarinda Central Plaza (SCP) di Jalan Pulau Irian dan dari pantauan BPBD hanya Mesra Indah Mall yang belum menerapkan aplikasi PeduliLindungi secara masif.
"Hasil tinjauan kami Mesra Indah Mall yang belum menerapkan masif jadi kami berikan edukasi terus untuk penerapannya," tegas Suwarso.
Penerapan aplikasi Pedulilindungi dapat menyebabkan antrian pada sejumlah pintu masuk lantara proses aplikasi perlu membutuhkan waktu, maka dari itu ia juga mengimbau kepada masyarakat agar mengantongi kartu vaksin. "Jadi tinggal ditunjukan bisa langsung masuk," jelasnya.
Terpisah, Operation Manager SCP Agus Ibrahim mengakui penerapan aplikasi itu sudah diberlakukan sejak aturan diterapkan Pemkot Samarinda.
Mekanismenya, pengunjung yang hendak masuk SCP wajib memverifikasi PeduliLindungi menggunakan smartphone masing-masing. "Jika yang tidak ada kami anjurkan untuk download, tapi kalau ada orang yang belum vaksin tidak kami bolehkan masuk," tegas Agus.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur