"Peningkatan jumlah jelantah yang terkumpul menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta bahaya membuang jelantah sembarangan ke perairan," kata Chandra saat Pelatihan Bank Sampah dan Apresiasi Lomba Kebersihan di Gazebo Atas Air Kelurahan Margasari pada Kamis kemarin (11/11/2021).
Chandra menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan merupakan program kerja yang sudah disusun bersama. Direncanakan bersama anggota kelompok, Pemerintah Kelurahan Margasari serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan sejak awal tahun.
"Kita merencanakan beberapa program kerja diantaranya lomba kebersihan antar RT dan pelatihan manajemen Bank Sampah," terangnya.
Dia juga mengapresiasi para kader yang sudah berusaha maksimal dalam menjalankan program tersebut. Meski secara ekonomi dirasa belum cukup besar.
"Namun partisipasi para kader telah berkontribusi nyata dalam pengurangan limbah jelantah dengan jumlah yang tidak sedikit. Semoga kedepannya program dan kegiatan ini bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat," ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Lurah Margasari Ride yang ingin ada kontribusi lanjutan dalam mendukung pengurangan limbah dan pencemaran lingkungan di sekitar. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Kabid Penataan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Nurlela Wati menyampaikan program yang dijalankan semakin membantu dalam mengelola dan menjaga lingkungan sekitar.
"Segi ekonomi ini dapat dianggap sebagai bonus untuk para kader. Meskipun dari segi ekonomi masih belum maksimal namun kontribusi masyarakat dalam lingkungan hidup sudah luar biasa," imbuhnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan kader di Kelurahan Margasari. Beberapa kegiatan lain yang telah dilaksanakan sebelumnya yaitu edukasi pembuatan kompos dari sampah organik, pemanfaatan pekarangan rumah dengan teknik tanaman hidroponik dan pembuatan pupuk cair dari limbah rumah tangga.
Termasuk pengolahan minyak jelantah menjadi lilin. Program ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah berjalan dari bulan April dan diakhir dengan pemberian apresiasi.
Penulis: Hendra
Editor : Bambang Irawan
"Peningkatan jumlah jelantah yang terkumpul menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta bahaya membuang jelantah sembarangan ke perairan," kata Chandra saat Pelatihan Bank Sampah dan Apresiasi Lomba Kebersihan di Gazebo Atas Air Kelurahan Margasari pada Kamis kemarin (11/11/2021).
Chandra menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan merupakan program kerja yang sudah disusun bersama. Direncanakan bersama anggota kelompok, Pemerintah Kelurahan Margasari serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan sejak awal tahun.
"Kita merencanakan beberapa program kerja diantaranya lomba kebersihan antar RT dan pelatihan manajemen Bank Sampah," terangnya.
Dia juga mengapresiasi para kader yang sudah berusaha maksimal dalam menjalankan program tersebut. Meski secara ekonomi dirasa belum cukup besar.
"Namun partisipasi para kader telah berkontribusi nyata dalam pengurangan limbah jelantah dengan jumlah yang tidak sedikit. Semoga kedepannya program dan kegiatan ini bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat," ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Lurah Margasari Ride yang ingin ada kontribusi lanjutan dalam mendukung pengurangan limbah dan pencemaran lingkungan di sekitar. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," harapnya.
Sementara itu, Kabid Penataan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Nurlela Wati menyampaikan program yang dijalankan semakin membantu dalam mengelola dan menjaga lingkungan sekitar.
"Segi ekonomi ini dapat dianggap sebagai bonus untuk para kader. Meskipun dari segi ekonomi masih belum maksimal namun kontribusi masyarakat dalam lingkungan hidup sudah luar biasa," imbuhnya.
Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan kader di Kelurahan Margasari. Beberapa kegiatan lain yang telah dilaksanakan sebelumnya yaitu edukasi pembuatan kompos dari sampah organik, pemanfaatan pekarangan rumah dengan teknik tanaman hidroponik dan pembuatan pupuk cair dari limbah rumah tangga.
Termasuk pengolahan minyak jelantah menjadi lilin. Program ini merupakan rangkaian kegiatan yang sudah berjalan dari bulan April dan diakhir dengan pemberian apresiasi.
Penulis: Hendra