Data tersebut merupakan data lalu lintas udara dari pergerakan penumpang yang datang maupun berangkat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Rika Danakusuma, menjelaskan terhitung sejak 4 November 2021 aturan PPDN terbaru dari Kementerian Perhubungan telah diberlakukan menunjukkan pertumbuhan positif untuk pergerakan penumpang yang mencapai 30 persen dan pesawat sebesar 24 persen.
“Secara rinci pada periode 4-10 Oktober 2021 tercatat hanya 53.075 pergerakan penumpang atau dengan rata-rata perhari hanya 7.500, diikuti dengan 564 pergerakan pesawat udara dengan rata-rata perhari 81 pergerakan, pada November di periode yang sama tentunya kami mencatat sebanyak 68.815 penumpang atau dengan rata-rata perharinya sebanyak 9.830 penumpang dan 702 pergerakan pesawat udara dengan rata-rata perhari 100 pergerakan," kata Rika, Jumat (12/11/2021).
Rika menjelaskan, Bandara SAMS Sepinggan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk memilih moda transportasi udara dan berpergian.
"kami juga berfokus pada protokol kesehatan yang diterapkan di Bandara agar para pengguna jasa dapat terbang dengan perasaan aman dan nyaman," ucap Rika.
Selanjutnya, dalam mencegah adanya pemalsuan dokumen kesehatan, pihaknya bersinergi bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Balikpapan dan pihak Maskapai. Bahwa untuk calon penumpang diwajibkan untuk memvalidasi dokumen kesehatannya secara digital melalui aplikasi PeduliLindungi.
“Kesiapan yang kami lakukan dalam menjawab perkembangan digitalisasi dokumen kesehatan, kini di Bandara SAMS Sepinggah terdapat tujuh konter validasi mandiri PeduliLindungi. Saya mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk secara teliti memperhatikan persyaratan perjalanan di wilayah yang dituju” jelasnya.
Sebagai informasi, adapun tiga rute favorite yang didominasi selama periode 4 – 10 November 2021 yakni Jakarta 13.144 penumpang diposisi kedua Surabaya 8.753 penumpang dan di posisi ketiga Makassar 4.838 penumpang.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan
Data tersebut merupakan data lalu lintas udara dari pergerakan penumpang yang datang maupun berangkat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Rika Danakusuma, menjelaskan terhitung sejak 4 November 2021 aturan PPDN terbaru dari Kementerian Perhubungan telah diberlakukan menunjukkan pertumbuhan positif untuk pergerakan penumpang yang mencapai 30 persen dan pesawat sebesar 24 persen.
“Secara rinci pada periode 4-10 Oktober 2021 tercatat hanya 53.075 pergerakan penumpang atau dengan rata-rata perhari hanya 7.500, diikuti dengan 564 pergerakan pesawat udara dengan rata-rata perhari 81 pergerakan, pada November di periode yang sama tentunya kami mencatat sebanyak 68.815 penumpang atau dengan rata-rata perharinya sebanyak 9.830 penumpang dan 702 pergerakan pesawat udara dengan rata-rata perhari 100 pergerakan," kata Rika, Jumat (12/11/2021).
Rika menjelaskan, Bandara SAMS Sepinggan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk memilih moda transportasi udara dan berpergian.
"kami juga berfokus pada protokol kesehatan yang diterapkan di Bandara agar para pengguna jasa dapat terbang dengan perasaan aman dan nyaman," ucap Rika.
Selanjutnya, dalam mencegah adanya pemalsuan dokumen kesehatan, pihaknya bersinergi bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Balikpapan dan pihak Maskapai. Bahwa untuk calon penumpang diwajibkan untuk memvalidasi dokumen kesehatannya secara digital melalui aplikasi PeduliLindungi.
“Kesiapan yang kami lakukan dalam menjawab perkembangan digitalisasi dokumen kesehatan, kini di Bandara SAMS Sepinggah terdapat tujuh konter validasi mandiri PeduliLindungi. Saya mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk secara teliti memperhatikan persyaratan perjalanan di wilayah yang dituju” jelasnya.
Sebagai informasi, adapun tiga rute favorite yang didominasi selama periode 4 – 10 November 2021 yakni Jakarta 13.144 penumpang diposisi kedua Surabaya 8.753 penumpang dan di posisi ketiga Makassar 4.838 penumpang.
Penulis : Muhammad Rizieq
Editor : Bambang Irawan