Dalam rilis diterima Korankaltim.com, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Singapura, Didik Eko Pujianto menyampaikan, bahwa Kaltim merupakan provinsi dengan sumber daya alam yang sangat
melimpah.
"Selain kaya akan sumber daya alam minyak, batu bara dan gas, Kaltim juga dikenal
dengan potensi sumber daya alam kelapa sawit, kayu, karet serta perikanan," katanya. Untuk itu, potensi besar masuknya investasi ke wilayah Kaltim, harus ditnagkap dengan baik.
Hal senada, disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi. Ia menyebut,
Kaltim memiliki potensi investasi yang sangat besar. Beberapa proyek investasi yang saat ini
sedang berjalan merupakan proyek-proyek investasi prioritas pemerintah Indonesia. "Di samping itu, dengan adanya wacana pemindahan ibu kota baru Indonesia, Kaltim tentu saja akan menjadi provinsi yang sangat menarik bagi para investor mancanegara," beber Hadi.
Sementara Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengaku, senantiasa siap memfasilitasi para investor yang akan melakukan investasi di Indonesia, mulai dari perizinan, pemberian insentif dan jaminan
kemudahan investasi.
Empat proyek yang ditawarkan oleh Kaltim turut dipresentasikan dalam webinar, yaitu proyek
Special Economic Zone Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kariangau Industrial Park, Balikpapan,
City Waste Management Project (PPP Scheme), dan Balikpapan – Penajam Paser Utara Toll
Bridge Project.
Sesi Webinar ini kemudian dilanjutkan dengan sesi one-on-one meeting yang bertujuan agar para investor yang memiliki minat terhadap proyek-proyek yang telah dikurasi mendapatkan informasi secara lebih mendetail melalui diskusi dengan para pemilik proyek. Diharapkan sesi one-on-one meeting ini dapat semakin meningkatkan minat para investor Singapura yang akan berinvestasi di Kaltim.[]
Penulis/editor : Rusdi
Dalam rilis diterima Korankaltim.com, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Singapura, Didik Eko Pujianto menyampaikan, bahwa Kaltim merupakan provinsi dengan sumber daya alam yang sangat
melimpah.
"Selain kaya akan sumber daya alam minyak, batu bara dan gas, Kaltim juga dikenal
dengan potensi sumber daya alam kelapa sawit, kayu, karet serta perikanan," katanya. Untuk itu, potensi besar masuknya investasi ke wilayah Kaltim, harus ditnagkap dengan baik.
Hal senada, disampaikan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi. Ia menyebut,
Kaltim memiliki potensi investasi yang sangat besar. Beberapa proyek investasi yang saat ini
sedang berjalan merupakan proyek-proyek investasi prioritas pemerintah Indonesia. "Di samping itu, dengan adanya wacana pemindahan ibu kota baru Indonesia, Kaltim tentu saja akan menjadi provinsi yang sangat menarik bagi para investor mancanegara," beber Hadi.
Sementara Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengaku, senantiasa siap memfasilitasi para investor yang akan melakukan investasi di Indonesia, mulai dari perizinan, pemberian insentif dan jaminan
kemudahan investasi.
Empat proyek yang ditawarkan oleh Kaltim turut dipresentasikan dalam webinar, yaitu proyek
Special Economic Zone Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kariangau Industrial Park, Balikpapan,
City Waste Management Project (PPP Scheme), dan Balikpapan – Penajam Paser Utara Toll
Bridge Project.
Sesi Webinar ini kemudian dilanjutkan dengan sesi one-on-one meeting yang bertujuan agar para investor yang memiliki minat terhadap proyek-proyek yang telah dikurasi mendapatkan informasi secara lebih mendetail melalui diskusi dengan para pemilik proyek. Diharapkan sesi one-on-one meeting ini dapat semakin meningkatkan minat para investor Singapura yang akan berinvestasi di Kaltim.[]
Penulis/editor : Rusdi