Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) memanfaatkan momentum Expo untuk memperkenalkan potensi destinasi wisata dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif lokal.
1 menit baca3 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur (Kutim) memanfaatkan momentum Expo untuk memperkenalkan potensi destinasi wisata dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif lokal.
Melalui stan pameran Dispar menghadirkan beragam informasi mengenai destinasi wisata unggulan, produk ekonomi kreatif, serta potensi pariwisata yang dimiliki daerah tersebut.
Kegiatan ini menjadi salah satu sarana strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui promosi produk unggulan dan sektor pariwisata.
Kepala Dispar Kutim, Mahriadi mengatakan, keikutsertaan pihaknya dalam expo tersebut merupakan upaya memperluas jangkauan promosi pariwisata sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan wisata dan kreativitas pelaku usaha lokal. Ingin memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki kepada masyarakat luas.
“Kami juga ingin mendorong ekonomi kreatif agar semakin dikenal dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Stan Dispar Kutim tidak hanya menyajikan informasi mengenai destinasi wisata, tetapi juga menghadirkan Pojok Ekonomi Kreatif sebagai ruang untuk mengenalkan kreativitas dan potensi pelaku ekonomi kreatif lokal.
Kehadiran stan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk menjelajahi destinasi wisata di Kutim sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Dalam rangkaian kegiatan expo, rombongan Bupati dan Wakil Bupati Kutim turut mengunjungi stan Dispar. Kunjungan tersebut disambut langsung Mahriadi bersama Sekretaris Dispar Kutim, Tirah Satriani.
Momentum itu sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif kepada pimpinan daerah, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata.
Promosi pariwisata perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Dengan demikian, potensi wisata yang dimiliki Kutim tidak hanya dikenal masyarakat setempat, tetapi juga mampu menarik minat pengunjung dari luar daerah.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan expo ini untuk mencari informasi tentang destinasi wisata Kutai Timur dan mengenal produk kreatif lokal,” ujarnya. (adv)
Editor: Erwin
Melalui stan pameran Dispar menghadirkan beragam informasi mengenai destinasi wisata unggulan, produk ekonomi kreatif, serta potensi pariwisata yang dimiliki daerah tersebut.
Kegiatan ini menjadi salah satu sarana strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui promosi produk unggulan dan sektor pariwisata.
Kepala Dispar Kutim, Mahriadi mengatakan, keikutsertaan pihaknya dalam expo tersebut merupakan upaya memperluas jangkauan promosi pariwisata sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan wisata dan kreativitas pelaku usaha lokal. Ingin memperkenalkan potensi pariwisata yang dimiliki kepada masyarakat luas.
“Kami juga ingin mendorong ekonomi kreatif agar semakin dikenal dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Stan Dispar Kutim tidak hanya menyajikan informasi mengenai destinasi wisata, tetapi juga menghadirkan Pojok Ekonomi Kreatif sebagai ruang untuk mengenalkan kreativitas dan potensi pelaku ekonomi kreatif lokal.
Kehadiran stan tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk menjelajahi destinasi wisata di Kutim sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Dalam rangkaian kegiatan expo, rombongan Bupati dan Wakil Bupati Kutim turut mengunjungi stan Dispar. Kunjungan tersebut disambut langsung Mahriadi bersama Sekretaris Dispar Kutim, Tirah Satriani.
Momentum itu sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif kepada pimpinan daerah, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata.
Promosi pariwisata perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Dengan demikian, potensi wisata yang dimiliki Kutim tidak hanya dikenal masyarakat setempat, tetapi juga mampu menarik minat pengunjung dari luar daerah.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan expo ini untuk mencari informasi tentang destinasi wisata Kutai Timur dan mengenal produk kreatif lokal,” ujarnya. (adv)
Editor: Erwin






167 kali dibaca

Pusat gempa berada di laut 27 km selatan Kodi, Sumba Barat Daya
13 Okt 2026, 16:48:27 WIB • Kedalaman 9 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG