Pesan tersebut disampaikan Aji Ali Husni saat membuka Perkemahan Lomba Ketangkasan Penggalang dan Penegak di wilayah Kwartir Ranting (Kwarran) Tenggarong Seberang, Jumat (9/10/2026).
Menurut Aji Ali Husni, kegiatan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang membiasakan generasi muda bersikap mandiri, bertanggung jawab, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam kelompok.
Melalui aktivitas perkemahan, para peserta didorong untuk belajar menghadapi tantangan, mengambil keputusan, menghargai sesama, dan mengembangkan potensi diri. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Pramuka merupakan wadah pembinaan yang sangat penting untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Kami berharap kegiatan perkemahan dan ketangkasan mampu melahirkan generasi yang tangguh dan siap memberikan kontribusi positif bagi daerah,” ungkap Aji Ali dikonfirmasi korankaltim.com, Selasa (13/10/2026).
Ia menilai, pembinaan pemuda perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun mental, keterampilan sosial, dan semangat kebersamaan.
Karena itu, Perkemahan Lomba Ketangkasan Penggalang dan Penegak diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk menguji kemampuan sekaligus belajar menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Diketahui, kegiatan perkemahan tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah di wilayah Kwarran Tenggarong Seberang. Pembukaan turut dihadiri Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Tenggarong Seberang, Ketua Kwarran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).
Berbagai aktivitas kepramukaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anggota Penggalang dan Penegak untuk mengasah keterampilan, meningkatkan kekompakan, serta mengembangkan kemampuan berkompetisi secara sehat.
Bagi Aji Ali Husni, keberhasilan pembinaan pemuda tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih dalam perlombaan. Lebih dari itu, proses belajar, keberanian menghadapi tantangan, sikap sportif, dan kemampuan menghargai orang lain merupakan bagian penting dari pendidikan generasi muda.
Semangat tersebut sejalan dengan upaya Dispora Kukar dalam mendorong tumbuhnya pemuda yang aktif, kreatif, mandiri, dan berprestasi melalui kegiatan positif yang melibatkan organisasi kepemudaan serta lingkungan pendidikan.
Dispora Kukar berharap kegiatan kepramukaan terus berkembang sebagai salah satu jalur pembinaan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Dengan dukungan pembina, sekolah, keluarga, dan berbagai pemangku kepentingan, Gerakan Pramuka diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda sekaligus menyiapkan calon pemimpin yang bertanggung jawab bagi masa depan Kutai Kartanegara,” harap Aji Ali Husni. (Adv)
Editor: Aspian Nur
Pesan tersebut disampaikan Aji Ali Husni saat membuka Perkemahan Lomba Ketangkasan Penggalang dan Penegak di wilayah Kwartir Ranting (Kwarran) Tenggarong Seberang, Jumat (9/10/2026).
Menurut Aji Ali Husni, kegiatan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang membiasakan generasi muda bersikap mandiri, bertanggung jawab, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam kelompok.
Melalui aktivitas perkemahan, para peserta didorong untuk belajar menghadapi tantangan, mengambil keputusan, menghargai sesama, dan mengembangkan potensi diri. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Pramuka merupakan wadah pembinaan yang sangat penting untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Kami berharap kegiatan perkemahan dan ketangkasan mampu melahirkan generasi yang tangguh dan siap memberikan kontribusi positif bagi daerah,” ungkap Aji Ali dikonfirmasi korankaltim.com, Selasa (13/10/2026).
Ia menilai, pembinaan pemuda perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun mental, keterampilan sosial, dan semangat kebersamaan.
Karena itu, Perkemahan Lomba Ketangkasan Penggalang dan Penegak diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk menguji kemampuan sekaligus belajar menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Diketahui, kegiatan perkemahan tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah di wilayah Kwarran Tenggarong Seberang. Pembukaan turut dihadiri Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Tenggarong Seberang, Ketua Kwarran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).
Berbagai aktivitas kepramukaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anggota Penggalang dan Penegak untuk mengasah keterampilan, meningkatkan kekompakan, serta mengembangkan kemampuan berkompetisi secara sehat.
Bagi Aji Ali Husni, keberhasilan pembinaan pemuda tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih dalam perlombaan. Lebih dari itu, proses belajar, keberanian menghadapi tantangan, sikap sportif, dan kemampuan menghargai orang lain merupakan bagian penting dari pendidikan generasi muda.
Semangat tersebut sejalan dengan upaya Dispora Kukar dalam mendorong tumbuhnya pemuda yang aktif, kreatif, mandiri, dan berprestasi melalui kegiatan positif yang melibatkan organisasi kepemudaan serta lingkungan pendidikan.
Dispora Kukar berharap kegiatan kepramukaan terus berkembang sebagai salah satu jalur pembinaan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Dengan dukungan pembina, sekolah, keluarga, dan berbagai pemangku kepentingan, Gerakan Pramuka diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda sekaligus menyiapkan calon pemimpin yang bertanggung jawab bagi masa depan Kutai Kartanegara,” harap Aji Ali Husni. (Adv)