"Ada tempat duduk yang bisa dimanfaatkan, evakuasi bencana atau keadaan darurat disesuaikan dengan wilayah Samboja dan sekitarnya yang masih banyak wilayah perbukitan," kata Sugiyarti.
Diungkapkannya, selama ini mereka hanya memiliki satu mobil jenazah. Namun kondisinya tidak laik, terlebih lagi dengan kondisi geografis pedalaman Samboja yang masih cukup sulit untuk dijangkau mobil transportasi biasa.
Terlebih ketika maraknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Samboja beberapa waktu lalu, RSUD Abadi Samboja mengalami kendala pengangkutan jenazah. Sehingga mereka mengajukan permohonan bantuan ke SKK Migas Kalsul untuk pengadaan mobil jenazah ini.
"Akhirnya setelah diskusi dengan SKK Migas, beliaunya bersedia untuk membantu. Tadi sudah disampaikan karena kendala pemesanan dan unit yang tersedia, baru hari ini (mobil jenazah, red) ada di sini," bebernya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah
"Ada tempat duduk yang bisa dimanfaatkan, evakuasi bencana atau keadaan darurat disesuaikan dengan wilayah Samboja dan sekitarnya yang masih banyak wilayah perbukitan," kata Sugiyarti.
Diungkapkannya, selama ini mereka hanya memiliki satu mobil jenazah. Namun kondisinya tidak laik, terlebih lagi dengan kondisi geografis pedalaman Samboja yang masih cukup sulit untuk dijangkau mobil transportasi biasa.
Terlebih ketika maraknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Samboja beberapa waktu lalu, RSUD Abadi Samboja mengalami kendala pengangkutan jenazah. Sehingga mereka mengajukan permohonan bantuan ke SKK Migas Kalsul untuk pengadaan mobil jenazah ini.
"Akhirnya setelah diskusi dengan SKK Migas, beliaunya bersedia untuk membantu. Tadi sudah disampaikan karena kendala pemesanan dan unit yang tersedia, baru hari ini (mobil jenazah, red) ada di sini," bebernya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah