Menurut informasi yang diterima, korban, yang mengendarai sepeda motor bernomor KT 2094 JK, mengalami benturan yang cukup keras dan tergeletak di lokasi kejadian dengan darah yang bercucuran. Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan dan pengamanan.
Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing melalui Kasat Lantas AKP MD Djauhari mengonfirmasi bahwa korban, seorang perempuan, telah dibawa ke RS PKT untuk mendapatkan perawatan. “Namun, datang ketika dikonfirmasi bahwa korban meninggal dunia,” ujarnya.
Keterangan dari saksi dan polisi mengungkapkan bahwa korban tidak berkonsentrasi saat berkendara sepeda motor, bahkan tidak menggunakan helm dan terlibat dalam bermain ponsel. Meskipun telah dibawa ke RS PKT untuk mendapatkan perawatan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kasat Lantas AKP MD Djauhari menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak mereka, terutama dalam hal berkendara, sebagai upaya untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa depan.
“Kami mengingatkan seluruh pengendara untuk tetap berhati-hati di jalan raya guna mencegah kecelakaan yang dapat berujung pada hilangnya nyawa,” jelasnya.
Editor: Maruly Z