Dia mengatakan, pengecoran untuk segmen satu dan dua telah berhasil diselesaikan, sementara segmen tiga dan empat dijadwalkan akan dilaksanakan dalam lima hari ke depan.
Dia menegaskan target penanganan hingga 20 hari ke depan melibatkan pengecoran bagian atas dan bawah, termasuk perkebunan, karena material yang diperlukan sudah siap.
"Paling tidak, pengerjaan sampai di asas manfaat, dalam artian akses jalan dapat digunakan. Bila diakumulasi, progres hingga pengerjaan jalan nantinya diperkirakan mencapai 97 persen. Tiga persennya akan dialokasikan untuk pengaspalan, namun jalan sudah dapat dimanfaatkan," ujar Anwar Nurdin, Senin (19/2/2024).
Proyek perbaikan longsoran Jalan Soekarno-Hatta ini, yang dikerjakan oleh PT Bangun Pilar Persada sejak 20 Maret 2023, mengalami keterlambatan dalam penyelesaian pengerjaan. Kontraktor pelaksana akan dikenakan denda sebagai sanksi. Meskipun terdapat kendala, Anwar Nurdin menegaskan bahwa penggantian kontraktor tidak memungkinkan, mengingat perlu mempertimbangkan kesanggupan pelaksana selanjutnya.
"Kontraktor pelaksana selanjutnya pasti berpikir apakah sanggup menyelesaikan pekerjaan tersebut. Selain itu, penggantian kontrak membutuhkan waktu dan berpotensi membuat anggaran membengkak akibat perubahan alokasi harga material," tambahnya.
Penyelesaian longsoran ini ditargetkan rampung pada 15 Maret mendatang, dan untuk mempercepat progres, terdapat penambahan delapan orang pekerja sehingga total tenaga kerja saat ini mencapai 22 orang. Anwar Nurdin menyatakan optimisme bahwa proyek ini dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. (*/kk)
Editor: Maruly Z