Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Edy Prabowo, menyampaikan bahwa proses lelang akan segera dimulai, dan diharapkan pembangunan PLTS dapat memberikan penerangan bagi dua kampung di atas laut tersebut. Saat ini, kedua kampung masih mengalami kegelapan karena PLTS yang lama rusak.
“Tahun ini kita ada bangun lagi PLTS di Kampung Tihi-Tihi dan Selangan," kata Edy Prabowo.
Pemerintah berharap bahwa pembangunan PLTS di Kampung Tihi-Tihi dan Selangan dapat segera memberikan pasokan listrik pada tahun 2024, dengan total anggaran mencapai Rp 12 miliar. Langkah ini mengikuti pembangunan PLTS sebelumnya di Kampung Malahing, yang dilaksanakan oleh PT Arsha Teknindo Utama dengan nilai kontrak Rp 6,6 miliar.
Menurutnya, pergantian PLTS di Kampung Malahing dilakukan karena instalasi yang lama memerlukan peremajaan setelah berusia 10 tahun. Proyek ini merupakan bagian dari upaya bertahap pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur listrik di wilayah tersebut, dengan harapan dapat segera direalisasikan demi keberlanjutan pasokan listrik.
“Jadi mereka akan dapat pasokan listrik lagi 2024 ini. Total anggaran sekitar Rp 12 miliar,” tutupnya.
Editor: Maruly Z