Menurut Luluk (59) yang mengaku sebagai orang yang merawat, Yudi memiliki penyakit pikun. Dirinya mengaku berkomunikasi dengan yang bersangkutan terakhir pada Kamis (26/5/2023) kemarin.
Namun, Sabtu (27/5/2023) pukul 11.30 wita ia menemukan Yudi sudah meninggal dunia di dalam wc kamar pribadinya, dengan keadaan membusuk.
"Saya juga kurang tahu, karena keseharian saya di warung, baru tadi pagi saya buka pintu wcnya," tutur Luluk.
Evakuasi pun berlangsung lama, pasalnya hingga Sabtu (27/5/2023) siang sekira pukul 14.30 Wita, jenazah belum bisa dievakuasi, lantaran masih dalam identifikasi tim Inafis Polres Bontang.
Yudi diketahui merupakan penerima Rantang kasih yakni program bantuan makanan dari Dinas Sosial Kota Bontang. Tapi, Ketua RT 32 Edi mengaku tak mengetahui bahwa warganya itu menjadi penerima Rantang kasih. Pasalnya, Yudi terdaftar sebagai warga RT 42. "Saya aja baru tahu kalau penerima rantang kasih," jelas Edi.
Menurut pihak Dinas Sosial, kurir pengirim makanan setiap harinya mengantar makanan untuk Yudi, ke warung Luluk. Setelah itu, Luluk diketahui yang setiap harinya mengantar makanan itu kepada Yudi.
Hingga berita ini ditulis pada Sabtu siang, petugas masih melakukan identifikasi. Jenazah masih berada di dalam kamar mandi.
Editor: Rusdianto