Penyebab kebakaran diduga karena korsleting dari penanak nasi listrik atau rice cooker milik pemilik rumah. Meski api tak merembet ke rumah lain, namun satu rumah sudah tak bisa lagi ditempati.
Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin menjelaskan, kronologis kejadian berawal saat ibu pemilik rumah sedang memasak nasi di kamar menggunakan rice cooker kemudian ditinggal ke dapur.
Anak si ibu tadi yang berumur tiga tahun melihat rice cooker memerah lalu sempat terjadi ledakan. Si anak langsung memanggil ibu ke kamar kemudian ibunya mengambil handuk basah berusaha memadamkan api, namun api tidak dapat dipadamkan dan menjalar keplafon rumah. Beruntung dalam peristiwa itu tak ada korban jiwa, hanya kerugian materil.
Meski demikian petugas sempat mengalami kesulitan masuk ke lokasi kebakaran karena akses jalan yang sempit sehingga petugas tidak bisa masuk secara langsung. "Untungnya kami memiliki selang yang cukup Panjang sehingga petugas Damkar bisa dengan cepat dan cekatan menyelesaikan”, ungkap Amaluddin.
Editor: Aspian Nur