Ketua Harian PKS Bontang, Muhammad Haris Ansori mengatakan, polemik dengan Ma'ruf Effendi ia sebut tak berpengaruh banyak terhadap elektabilitas partai. Menurutnya, meski Anggota DPRD Bontang itu sudah empat periode menjabat, namun Haris mengatakan suara yang diperoleh merupakan bantuan suara dari caleg lain.
"Beliau (Ma'ruf Effendi) tidak pernah unggul karena suara pribadi. Ada suara partai yang menopang," kata Haris di kantornya, Rabu (21/9/2022)
Menurutnya, elektabilitas partai akan tetap besar di 2024 mendatang. Kata dia, PKS sendiri merupakan partai dengan mesin politik yang bekerja sesuai visi partai.
Tak hanya itu, di Pileg 2024 mendatang, pihaknya optimistis bisa merebut lima kursi, dan duduk di kursi pimpinan. Pihaknya pun, sudah melakukan proses penjaringan Bacaleg.
Pihaknya tak muluk-muluk soal kriteria, mulai dari tokoh masyarakat, milenial, dan lainnya akan diakomodir. Bahkan, PKS mengaku, hanya 30 persen dari kader yang maju, selebihnya pihaknya terbuka untuk eksternal yang ingin mengabdi ke masyarakat melalui PKS.
"Ada yang sudah sowan ke kami, ada juga yang kami temui," jelasnya.
Saat ini, pihaknya tinggal merampungkan proses yang ada. Terkait polemik, dengan Ma'ruf Effendi, Haris sebut akan tetap berjalan sesuai prosedur meja hijau.
"Sekarang kita fokus sama kerja-kerja partai," jelasnya.
Penulis : */Romi Ali Darmawan
Editor: Maruly Zainuddin