Kepada Korankaltim.com, Hariadi mengaku dia dengan Ananta merupakan rekan satu kantor dan sengaja datang ke kontrakan almarhum karena diminta pimpinan kantornya. Pasalnya, pria paruh baya itu tidak masuk kerja sejak Jumat (8/4/2022) lalu.
Setelah sampai di kontrakan Ananta, ia mulai merasa khawatir apalagi setelah bau yang tidak sedap tercium begitu menyengat di sekitar kontrakan, bahkan pintu kamar ia dapati tidak terkunci.
Begitu pintu dibuka, Hariadi terkejut karena melihat temannya sudah terkapar di lantai dalam keadaan tengkurap menggunakan seragam kerja berwarna abu – abu.
”Saya di suruh bos saya untuk cek Ananta karena tidak bisa dihubungi dan tidak masuk kerja. Sampai disini ternyata sudah begini," kata Hariadi.
Warga sekitar kemudian dipanggil dan pihak yang berwajib dihubungi. Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Bonar Hutapea menjelaskan jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Badak. Mereka berencana melakukan autopsi jika pihak keluarga mengizinkan hal itu. ”Jenazah dibawa ke RS Badak, di otopsi luar, ” jelas Bonar
Dari hasil identifikasi jenazah, Ananta diperkirakan telah meninggal tiga hari yang lalu, karena sakit.
”Dari kondisi mayat diperkirakan sudah 3 hari meninggal dan kemungkinan karena sakit, soalnya ditemukan ada obat – obatan di samping jenazah, ” tutup Bonar
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur