Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang PUPR Kota Bontang Roby menjelaskan, saat ini proses pengerjaan tinggal menyelesaikan pagar luar yang berada di sekitar masjid.
"Paling tidak bulan depan sudah bisa dimanfaatkan," kata Roby kepada Korankaltim.com Rabu (29/12/2021) hari ini.
Saat ini tinggal menunggu arahan pemerintah daerah untuk melakukan peresmian agar bangunan tersebut bisa segera dimanfaatkan.
Untuk diketahui, masjid terapung dibangun dengan rencana anggaran awal Rp60 miliar. Di tahun 2019, anggaran senilai Rp 30 miliar dialokasikan dengan nilai kontrak Rp29 miliar dan selesai pada pengerjaan pemasangan tiang pancang.
Pekerjaan kemudian dilanjut pada 2020 untuk pembangunan struktur dan bangunan masjid dengan rencana alokasi anggaran Rp34 miliar.
Hanya saja dalam perjalanannya, pembangunan masjid mengalami pemotongan anggaran lantaran kondisi Covid-19, sehingga anggaran 2020 hanya bernilai sekitar Rp15 miliar
Selain itu pengerjaan finishing masjid terapung ibersumber dari APBD Bontang sebesar Rp10,3 miliar. Kontraktor harus merampungkan pengerjaan dalam tempo 150 hari, terhitung mulai 21 Juli 2021.
Sementara untuk pengerjaan halaman parkir dan taman (landscape) masjid, belum bisa dikerjakan tahun ini lantaran keterbatasan anggaran.
PUPR Bontang juga akan mengusulkan Rp7 miliar untuk mengerjakan landscape masjid dalam pembahasan anggaran murni 2022.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur