PLT Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang dr Indriati As’ad mengatakan, alasan terpilihnya dua kota ini lantaran capaian vaksinasi yang cukup tinggi. Pasalnya, kabupaten dan kota yang boleh melakukan vaksinasi anak usia 6-12 tahun, harus mencapai capaian distribusi vaksin lebih dari 70 persen tahap pertama dan 60 persen tahap ke dua.
Capaian vaksinasi Bontang sendiri sudah 80,6 persen untuk tahap pertama, tahap ke dua 70,6 persen.
"Bontang menjadi pertama di Kaltim yang melakukan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun," kata Indriati kepada Korankaltim.com saat pelaksanaan vaksinasi di SD Vidatra siang tadi.
Dosis vaksin sendiri sama dengan yang diberikan dengan usia dewasa dan remaja yaitu 0,5 mili per dosis vaksin Sinovac. Untuk hari ini, Dinkes mendistribusikan sebanyak 150 dosis untuk 150 anak. Dinkes bekerjasama dengan Badan Intelijen Nasional (BIN) Kalimantan Timur Wilayah Bontang yang mana pendistribusiannya dilakukan bergantian di setiap sekolah.
Kasi Surveilans, Imunisasi, Wabah dan Bencana Dinas Kesehatan Bontang Adi Permana secara terpisah menjelaskan, untuk anak-anak tak ada perbedaan syarat untuk kondisinya kesehatan dengan remaja dan dewasa. Namun mereka harus didampingi oleh orangtua atau guru untuk melakukan vaksinasi karena saat ini vaksinasi imunisasi lainnya juga tengah berlangsung.
"Jadi kami tanya dulu interval vaksin lainnya berapa lama, minimal dua minggu. Selain itu juga mereka akan ditanya ada minum obat apa," papar Adi.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur