Untuk itu, vaksinasi di Gedung Samsat Pembantu Berbas Pantai, yang dilaksanakan Minggu (12/12/2021) hari ini, pihaknya mengutus tim untuk mendatangi rumah-rumah warga. Tujuannya untuk menginformasikan pelaksanaan vaksinasi sekaligus memberikan formulir pendaftaran.
"Bisa jadi mereka yang tidak main sosial media, atau masyarakat yang usianya sudah lanjut," kata Niko sapaannya, saat di temui di Lokasi vaksinasi.
Menurutnya hal itu, cukup efektif. Dari target 400 vaksin yang akan didistribusikan, dalam waktu empat jam, sudah terdapat sekitar 300 orang yang mendaftar. Namun jika masih banyak warga yang mau divaksin, pihaknya juga membuka garai vaksin di Ekspo Bontang Beradab, di Lapangan Bessai Berinta (lang-lang). Gerai itu dibuka setiap hari hingga 19 Desember mendatang. "Lokasinya Di dalam gedung MTQ di belakang," jelasnya.
Ketua RT 22 Berbas Pantai Subair Rasyid (64) mengakui warganya memang minim informasi soal vaksinasi. Apalagi di lingkup Rukun Tetangganya itu di dominasi oleh pekerjaan kebun dan nelayan.
Ia pun berharap, agar nantinya vaksinasi bisa kembali dilakukan di lokasi yang sama. Agar warga yang belum dapat vaksin, bisa segera mendapatkan. "Jadi banyak yang belum dapat. Mereka lagi di kebun," katanya.
Sementara itu, Kasi Surveilans, Imunisasi, Wabah, dan Bencana Dinas Kesehatan Adi Permana menjelaskan, saat ini masyarakat yang mau melakukan vaksinasi memang relatif menurun. Selain informasi yang belum dapat dijangkau seluruh kalangan, ia menilai banyak warga yang telah melakukan vaksinasi tahap satu, dan sedang menunggu masa waktu untuk melanjutkan vaksinasi ke dua. "Kalau kemarin tahap satu kan ramai. Karena banyak kepentingan," jelasnya.
Saat ini masyarakat cenderung tidak mencari informasi vaksinasi. Untuk itu pihaknya cenderung jemput bola dan turun langsung ke lapangan untuk memberikan informasi. "Jadi mereka itu kalo ada ya vaksin, kalau tidak tau informasi ya sudah," tutupnya.
Penulis :Romi Ali Darmawan
Editor : Bambang Irawan