"Vaksinasinya sendiri sudah dimulai sejak kemarin, dipusatkan di dua titik. SMK Putra bangsa dan SMA Negeri 2, sementara untuk hari kami melaksanakan di SMK Negeri 2 dan SMA Monamas," kata Niko.
Kegiatan yang dilakukan selain mengejar target herd immunity yang dicanangkan pemerintah pusat di awal tahun depan, pihaknya juga mendukung percepatan pembelajaran tetap muka terbatas.
"Kita patut khawatir dengan kondisi dunia pendidikan di Indonesia, terkhususnya di Bontang sendiri dengan dampak yang ditimbulkan dari Covid 19, maka dorongan percepatan vaksinasi untuk pelajar adalah jalan yang terbaik," bebernya
Adapun vaksin yang disebar di Kota Taman antara lain di SMK Putra Bangsa mendapat sebanyak 350 dosis sementara SMK Muhammadiyah sebanyak 150 dosis. Di SMA Negeri 2 Bontang diberikan 300 dosis, SMK YKPP 100 dosis dan MTS Alam Baiturahman 100 dosis.
Sedangkan di SMKN 2 dengan pendistribusian 700 dosis dan SMK Monamas 100 dosis. Dikesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Bontang, Mardijanti mengucapkan terima kasih kepada pihak BINDA Kaltim yang telah memfasilitasi sekolahnya dalam penyuntikan vaksin Covid-19.
Mardijanti berharap dengan divaksinnya para pelajar, kekebalan komunitas bisa tercapai dan proses pembelajaran bisa segera di laksanakan, karena belajar secara langsung menurutnya lebih efektif dari pada pembelajaran jarak jauh. Apalagi, untuk sekolah kejuruan seperti di sekolahnya, sambung Mardijanti para murid harus melakukan praktik mata pelajaran yang dibutuhkan.
Sementara jenjang menengah atas/kejuruan belum mendapat lampu hijau dari pihak provinsi untuk melaksanakan tatap muka. "Kami tunggu arahan PTM saja ini dari Dinas Pendidikan Provinsi, semua perangkat penunjang pun sudah siap," sebut Mardijanti
Hingga saat ini persentase capaian vaksinasi untuk pelajar 50,7 persen atau setara dengan 9.591 pelajar dari 18.929 yang ditargetkan.
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor: Aspian Nur