Ada 330 dosis vaksin yang diberikan untuk pelajar yang sekolahnya berada di Jalan Piere Kapten Tandean, Bontang Utara.
Badan Intelejen Negara Kaltim melalui Koordinator Wilayah Bontang Nikolaus mengatakan BIN berkomitmen membantu pemerintah mempercepat penyaluran vaksinasi Covid-19 di daerah, khususnya untuk kalangan pelajar.
Langkah itu dirasa penting untuk mendorong pelaksanaan pembelajaran tatap muka bisa segara dilaksanakan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi pada 19 Agustus lalu dalam video conference.
"Hari ini kami kembali vaksinasi lanjutan kedua untuk pelajar MAN. Ini jadi sekolah pertama di Bontang yang menyelesaikan penyuntikan hingga dosis kedua," kata Nikolaus kepada Korankaltim saat ditemui dilokasi vaksinasi.
Merujuk data Dinas Kesehatan Bontang, realisasi vaksinasi Covid-19 untuk kelompok pelajar usia 12-17 tahun menunjukan angka peningkatan yang signifikan, semenjak BIN Kaltim masuk membantu pada 19 Agustus lalu.
Diketahui realisasi vaksinasi untuk pelajar hingga selasa (12/9/2021) sekitar 29,9 persen atau 5.662 untuk dosis pertama dari target 18.929, sementara dosis kedua sekitar, 0,6 persen atau 116 orang.
Diminta komentarnya terkait vaksinasi ini, Anisyah Fitriani yang duduk dikelas XII IPA 2 mengatakan senang akhirnya dirinya sudah selesai vaksin sampai dosis dua dan mengucapkan terima kasih kepada pihak BIN Kaltim yang telah memfasilitasi sekolahnya dalam vaksinasi pertama sampai ke vaksinasi dua.
“Setelah vaksin kami berharap PTM (pembelajaran tatap muka) bisa segera dilakukan karena kami sudah jenuh dengan pola belajar jarak jauh,” kata Anisyah.
Diungkapkannya, kendala yang dihadapi saat belajar daring banyak, dari proses menangkap penjelasan guru yang sulit diterima, jaringan internet sering terganggu dan beban biaya paket juga dirasa memberatkan.
"Sudah hampir 2 tahun kami sekolah online, makin lama makin menjenuhkan, kalau bisa sekolahnya bisa normal lagi walaupun dibatasi jumlah siswanya," tutup Anisyah.
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor: Aspian Nur