Ada pun dalam SE itu tertuang tiga syarat, pertama, mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada kepala Disdikbud Bontang dan melampirkan jumlah guru dan tenaga kependidikan yang sudah divaksin dan belum divaksin. Selain itu, jumlah dan persentase orang tua yang setuju dan tidak setuju PTMT juga harus dilampirkan.
Kedua, melampirkan surat keputusan tentang Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di sekolah.
Terakhir, membuat surat pernyataan bersama kepala sekolah dan komite sekolah untuk mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dan ditandatangani di atas materai.
"Satgas sekolah sudah dibentuk dan ketuanya adalah komite sekolah, itu sudah lama. Cuma mereka tidak gerak karena belum ada regulasi, makanya kami buat edaran ini," Jelasnya.
Disinggung terkait kewajiban siswa harus divaksin terlebih dahulu, Sapar bilang, syarat itu tidak tertulis di surat edaran wali kota nomor 188.65/1240BPBD/2021 perihal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level tiga.
"Tidak ada syarat itu tertulis di surat edaran PPKM, kami menindaklanjuti apa yang tertulis di surat edaran itu," katanya.
Bahkan saat ini, kata Sapar sudah ada tiga sekolah di Bontang yang melayangkan surat permohonan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM), yakni SDIT Asy Syamil dan SDIT Cahaya Fikri dan satu SD Negeri.
"Sudah dua SD swasta ini yang mengajukan, Asy Syaamil dan Cahaya Fikri, sedangkan ada satu SD negeri yang mengajukan tapi persyaratannya belum lengkap," katanya.
Untuk itu, menindaklanjuti surat permohonan dari dua sekolah itu yang lolos berkas, sambung Sapar, pihaknya akan turun langsung besok mengecek atau memverifikasi kebenaran lampiran yang disodorkan.
"Besok kami turun, jam 9 pagi di SD Cahaya Fikri kemudian ke SD IT Setelah itu baru ada keputusan," ungkapnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Tata Usaha SD IT Asy Syaamil, Bayu membenarkan jika dari pihaknya telah mengirimkan surat permohonan PTM terbatas kepada Disdikbud Bontang, dan sementara ini menunggu tim dari Disdikbud untuk melakukan verifikasi
"Surat permohonan pelaksanaan PTM sudah kami kirim, sekarang tinggal menunggu saja persetujuan dari Disdikbud," tandasnya.
Ia pun menambahkan, pihaknya sudah mendapatkan dukungan dari wali murid dan berharap PTM segera dilaksanakan.
"95 persen orang tua setuju, tapi masih secara lisan, sedangkan secara tertulis pihak sekolah akan mengundang wali murid untuk mengambil formulir persetujuan pelaksanaan PTM," pungkasnya
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor : Bambang Irawan