Kaharuddin (43) salah satu penyedia jasa penyebrangan mengatakan sejak dua minggu lalu aktivitas penyeberangan menuju Pulau Beras Basah mulai ramai dikunjungi. "Sudah mulai ramai dari dua minggu yang lalu," kata Kaharuddin kepada Korankaltim.com saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Minggu (29/8/2021)
Kendati demikian jika dibandingkan dengan beberapa bulan lalu, lanjut Kahar, wisatawan yang datang, dinilai masih sepi. "Perkirakan tidak sampai 100 orang di sana, Kalau normal, saya bisa dua atau tiga kali pulang balik antar jemput penumpang, kalau saat ini mungkin sekali saja," paparnya
Namun, ia tetap bersyukur karena dengan kembali di bukanya objek wisata di Kota Taman, mata pencahariannya bisa kembali dilakukan. "Tapi begini saja, sudah syukur. Mudahan tidak ditutup lagi ini Pulau Beras Basah," ungkap Kahar.
Untuk sewa kapal, kata Kahar. Ia mematok Rp 500 - 700 ribu, "tergantung jumlah penumpang. Kalau di bawah 10 orang saya kasih Rp 500 ribu," bebernya. Muhammad Risal (25) wisatawan lokal yang hendak berangkat ke Beras Basah, mengaku tak banyak pilihan untuk kondisi seperti sekarang.
Ia menganggap pulau di tengah laut itu alternatif terbaik. "Sekarang susah mau keluar jauh, besar juga biayanya, cukup Beras Basah saja dulu," Kata Risal. Saat ditanyakan apakah tidak takut terpapar Covid-19 saat berkunjung di sana?, pasalnya banyak juga wisatawan dari luar kota yang datang. "Yang penting prokes saja," Tutupnya.
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor : Bambang Irawan