Basri menjelaskan semula pengibar bendera merah putih akan menggunakan formasi 8 seperti tahun sebelumnya namun, muncul intruksi Presiden Joko Widodo, diubah menjadi formasi lengkap saat upacaya digelar 17 Agustus nanti.
Itu artinya akan ada 17, 8 dan 45 pasukan nantinya. "Kami menyesuaikan dengan yang dilakukan di Istanaa tapi tetap dengan protokol kesehatan ketat," jelas Basri.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan rencana lain atau plan B tetap disiapkan dengan pasukan 8 orang.
"Mengantisipasi jika nanti ada perubahan yang mendadak, mengingat kondisi saat ini belum lepas dari Covid-19," kata Bambang.
Ada beberapa perubahan skema dalam rangkaian acara pengibaran 17 Agustus nantinya, yakni tidak adanya acara seremoni, drama kolosal, renungan dan marching band pun ditiadakan.
“Habis upacara langsung bubar, jadi hanya menaikkan bendera, upacara sorenya juga begitu,” tutup Bambang
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor: Aspian Nur