Namun hingga Selasa (6/7/2021) hari ini belum ada keputusan kawasan itu dibuka padahal mereka ingin kembali berjualan.
Hal itu disampaikan Bahtiar, satu dari beberapa pedagang kepada korankaltim.com menjelaskan hal ini.
Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata sebagai pihak pengelola menurutnya belum memberikan tanggapan terkait hal ini.
Bahtiar dan pedagang yang lain sudah mencoba menghubungi Kepala Dinas, Bambang Cipto Mulyo. Tidak direspons. Terakhir informasi didapatkan, kepala dinas diketahui tidak berada ditempat, sedang ada perjalanan dinas.
Walikota Bontang Basri Rase yang juga Ketua Satgas Covid-19 pun sudah dihubungi.
"Sudah kami coba hubungi lewat ajudan pribadinya, katanya Basri bisa ditemui malam ini setelah sholat Isya," kata Bahtiar.
Korankaltim.com pun berusaha mengkonfirmasi ke sekertaris daerah Aji Elynawati maupun Wakil Ketua Satgas Covid-19 Letkol Arh Choirul Huda mengenai hal ini namun belum bisa dihubungi.
Sementara, Ike Suhartini yang juga pedagang meluapkan keresahanannya.
"Kenapa hanya kami yang ditutup sementara tempat lain tidak, ini tidak adil. Kalau kebijakan itu mau diberlakukan harusnya menyeluruh," ujarnya.
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor: Aspian Nur