“Dengan jumlah penduduk Bontang sebesar 184.784 orang, dimana penduduk usia nol sampai delapan tahun menempati komposisi 30 persen penduduk dengan jumlah 61.182 orang, bisa jadi potensi besar di masa depan karena anak akan tumbuh menjadi dewasa dan akan melanjutkan pembangunan kota ini," kata Basri.
Ada 5 kelompok dalam konvensi anak untuk mewujudkan hal tersebut. "Pertama pemunahan hak sipil dan kebebasan, kedua lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, ketiga kesehatan dasar dan kesejahteraan, ke empat pendidikan dan pemanfaatan waktu luang dan yang terakhir perlindungan khusus anak," paparnya.
Basri meminta semua sumber daya pemerintah yang terkait bisa bekerjasama secara menyeluruh dan terencana dalam kebijakan, kegiatan dan program. "Sehingga mewujudkan Kota Bontang sebagai KLA lebih optimal dan RAD secara bertahap bisa terseleaikan," tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPP-KB), Bahtiar Mabe mengatakan jika saat ini predikat yang sudah diraih Bontang ialah KLA Madya.
"Ini tahap awal penyusunan dokumen untuk meningkatkan predikat ke KLA Nindya, saat ini perwakilan DKP3A Provinsi datang langsung untuk memberikan gambaran dalam merumuskan dokumennya," kata Bahtiar.
Penulis : Muhammad Ridwan
Editor: Aspian Nur