Kesiapan itu dibuktikan dengan digelarnya apel gelar pasukan Operasi Ketupat Mahakam 2021 Rabu (5/5/2021) pagi tadi di halaman Mapolres Bontang, dipimpin Wali Kota Bontang H. Basri Rase.
Pada kesempatan itu Basri menegaskan perihal larangan mudik sesuai surat edaran dari Kapolri serta surat edaran dari Gubernur Kaltim nomor 550/2341/2021/Dishub yang baru-baru ini diterbitkan. "Antardaerah boleh, tapi harus pakai surat antigen," sebut Basri.
Adapun antar daerah yang dimaksud adalah yang masih berada dalam wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Kapolres Bontang, AKBP Hanifa Martunas Siringoringo menjelaskan hal terkait larangan mudik tersebut. "Ada pos pengamanan, ada pos penjagaan, ada pos terpadu," papar Hanifa.
Operasi ini akan berlangsung selama 12 hari, sejak tanggal 6 hingga 17 Mei. "Inikan operasi terpusat, jadi sudah ditentukan pelaksanaannya," tegasnya.
Dirinya pun menyebut akan ada 5 pos yang bakal didirikan, yakni di Tugu Selamat Datang, terminal, Pelabuhan Loktuan, Tanah Datar serta di Marangkayu, Muara Badak.
Sementara Dandim 0908, Letkol Arh Choirul Huda, mengatakan jika TNI dengan Kodim Rudal akan mendukung pelaksanaan dari Operasi Mahakam 2021 ini. Ada 65 personel yang ikut serta menjaga di setiap titik pos yang akan dibentuk. "Intinya kami berpesan ke masyarakat untuk bersikap dewasa. Berlebaran, bergembira boleh, tapi protokol kesehatan wajib dilaksanankan," pesan Choirul yang juga Wakil Ketua satu Tim Satgas Covid-19 Kota Bontang ini.
Penulis : Choirun Nisa'
Editor: Aspian Nur