“Karena dari genangan air, akhirnya jalanannya rusak. Makanya tahun ini di perbaiki,” ujar Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN 2 Kaltim Kaltara, Andre Sahat Tua Sirait.
Selama ini, untuk menangani kerusakan jalan tersebut, BBPJN sudah melakukan perbaikan transisi, yang salah satunya dengan meningkatkan badan jalan dan sudah menghabiskan dana sebesar Rp800 juta.
Sedangkan untuk perbaikan permanen, pihaknya sedang menyiapkan proses lelang. Pengerjaan perbaikan jalan tersebut akan dilakukan disepanjang Jalur Poros Samarinda-Bontang, terhitung dari Simpang 3 Lempake, hingga ke Bontang.
“Tapi memang spot-spot yang rusak yang diperbaiki. Total anggaran yang disiapkan Rp283 miliar,” imbuhnya.
Rencananya perbaikan jalan tersebut akan dilakukan dengan skema Multi Years Contract (MYC) alias Kontrak Tahun Jamak. Presevasi jalan tersebut akan dilakukan terhitung sejak 2021 hingga tahun 2023.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur