Mereka ditetapkan sebagai kepala daerah terpilih sesuai surat dari KPU RI Nomor: 60/PL.02.7-SD/03/KPU/I/2021 Tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih pada tanggal 20 Januari 2020.
Pleno KPU, menetapkan Basri - Najirah sebagai paslon pemenang Pilkada dengan perolehan suara terbanyak 45.164 suara. Sedangkan paslon Neni Moernieani-Joni Muslim hanya 40.792 suara. "Paslon nomor urut 1 mengungguli rivalnya Neni Moerniaeni dan Joni dengan selisih suara 4.372," ujar Ketua KPU Bontang Erwin kepada korankaltim.com.
Penetapan tersebut hanya dihadiri oleh wakil walikota terpilih Najirah ditemani oleh Ketua Tim Pemenangan, Maming tanpa Basri Rase sebagai walikota terpilih. Neni dan Joni juga tak terlihat selama kegiatan berlangsung.
Disinggung terkait jadwal pelantikan, KPU Bontang kata Erwin belum menentukan tanggal. "Belum nanti kami kabari," tutup Erwin
Najirah usai rapat pleno mengatakan ada beberapa program yang diprioritaskan setelah dilantik, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk bidang kesehatan, ia menuturkan akan segera menyelesaikan program BPJS kesehatan. Sementara di bidang Pendidikan, program wifi gratis ia sebut akan menjadi prioritas.
"Di tengah kondisi sekarang, akses belajar melalui daring perlu diperhatikan. Wifi gratis menjadi fasilitas penunjang yang pasti dibutuhkan," tutup istri almarhum mantan walikota Bontang Adi Darma tersebut.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur