"Saya tinggal di Teluk Pandan, tadi pagi baru saya datang kesini," kata Galib, dikonfirmasi korankaltim.com, melalui telepon tadi siang. Dari informasi yang ia terima, Toha berangkat memancing bersama tiga tetangganya, Yunus, Mustari dan Sada. Toha, kata Galib memang kerap pergi memancing diakhir pekan.
"Menurut informasi dari keluarga, dia berangkat Sabtu (9/1/2021) kemarin sekitar jam 11 siang," kata Galib lagi. Tiga rekan Toha sudah ditemukan dengan kondisi selamat dan kembali ke rumah masing-masing.
"Tapi yang belum ketemu adik ipar saya. Sampai sekarang belum ada informasi, masih dalam proses pencarian," jelas Galib lagi,

Galib membenarkan kapal yang dipakai oleh Toha dan ketiga rekannya itu ditabrak oleh kapal tanker. "Itu dari informasi ketiga orang yang selamat," ucapnya. Menurut informasi yang disampaikan kepadanya, saat itu Toha dan rekannya menutup badan perahu dengan terpal, untuk berlindung. Pasalnya, pada malam itu, sedang dalam kondisi hujan.
"Semuanya pake terpal. Setelah dibuka karena kedengaran ada suara, kapal tanker sudah menyentuh kapal mereka, dihantam di bagian tengah kapalnya. Padahal kapal yang dipakai, mancing itu, ada jenset ada lampunya," papar Galib. Namun dirinya dan juga ketiga rekan Toha yang selamat tak mengetahui lebih banyak informasi terkait kapal tanker itu.
"Kapalnya masih dicari informasinya. Mereka yang selamat tahunya kapal ada lampu kuningnya dua, itu saja. Tidak sempat diperhatikan, karena sudah pada lompat semua yang tiga orang ini," cap Galib. Hingga kini, keluarga masih menunggu kabar baik, dari pencarian Toha sembari berdoa agar Toha diberikan keselamatan. Pihak keluarga tak bisa dimintai keterangan lebih banyak.
Pasalnya, istri Galib dan keluarga yang kini berada di kediaman Toha, masih syok mendengar informasi tersebut. "Masih rame disini masih nunggu, semua informasi. Istri saya juga masih kaget menangis di rumah ini," tutupnya. Galib berharap masyarakat yang mengenal Toha bisa turut mendoakan. "Doakan yang terbaik, agar adik kami diberikan keselamatan," harapnnya. (*)
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur