Jika dihitung diatas kertas, pasangan Neni-Joni, bisa dibilang punya poin unggul. Yaitu, didukung 8 partai parlemen, dan 5 partai non parlemen. Sementara Adi Darma - Basri Rase, harus puas didukung oleh dua partai.
Namun, Pengamat Politik dari Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah, yang akrab disapa Castro, menilai kemenangan di Pilkada, bukan hanya soal hitungan kertas.
"Artinya, kalau dikalkulasikan memang menguntungkan Neni. Tapi jangan lupa, proses keterpilihan itu tidak ditentukan oleh hitungan diatas kertas. Kalo ibarat perlombaan, ini masih di garis start," kata Castro, di hubungi via telepon, Kamis (10/9/2020)
Menurutnya, keterpilihan kedua kandidat ini juga akan dipengaruhi oleh seberapa besar penerimaan pemilih, terhadap program yang ditawarkan kedua bakal calon.
"Kenapa saya lebih tertarik soal programatik. Karena itu adalah jalan bagi publik untuk
belajar, pada proses kontestasi ini," ujarnya.
Dalam hal ini, Lanjut dia, Neni dinilai memiliki keuntungan. Tentunya, dalam program yang ditawarkan, kandidat petahana itu, akan menjual program yang sudah berhasil ia jalankan.
"Secara psikologis politik, memang seperti itu kan," lanjutnya.
Sementara, Adi Darma dinilai akan mati-matian meeleminir program, yang telah ditawarkan oleh lawan politiknya itu. Maka dari itu, lanjut Castro, kedua pasang calon itu harus mengemas dan menyajikan program dengan baik, agar tersampaikan ke publik.
"Jadi tinggal, bagaimana program itu, bisa disajikan dengan baik," tukasnya.
Meskipun begitu, ia tidak menampik ada kecenderungan pragmatisme dalam pemilih.
"Itu tidak bisa di bantah. Itu bukan hanya terjadi di Bontang," kata Castro.
Namun, ia menilai baik kandidat, tim sukses dan juga penyelenggara, harus memberikan sebuah trobosan pembelajaran. Tujuan Pilkada ini bukan hanya semata-mata untuk kemenangan. Tapi juga soal, mengintervensi kesadaran partisipasi pemilih, di proses pilkada ini.
"Jadi kita semua, juga harus mengejar poin bagaimana publik mendapatkan pendidikan politik di Pilkada ini," tandasnya.[]
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor : Rusdi