Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Imam Syafi'i menjelaskan, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang dialami NYD. Awalnya, NYD bersama dua kawannya yang lain, yang mengendarai sepeda motor nya masing-masing, melaju dari arah Jalan Moh Roem, menuju pusat kota Bontang.
Saat tiba di Jalan Flores, warga melihat korban, "oleng" kekiri dan menghantam pohon. Saat menabrak, Kepala NYD juga menghantam pohon.
"Ketika jatuh ke aspal, NYD mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. Dia meninggal di tempat," terang Imam.
Menurut keterangan saksi yang dihimpun pihak kepolisian, NYD masih berkendara dengan kecepatan Normal, yaitu sekitar 60 km/jam.
"Itu masih terbilang kecepatan normal. Aman semua sebenarnya. Helm ada, kecepatan masih di 60 km/jam," tambahnya.
Petugas kepolisian menduga, korban mengantuk saat berkendara, hingga mengalami kecelakaan. Dari informasi yang dihimpun kepolisian juga, korban ternyata merupakan salah satu pekerja di perusahaan.
"Mungkin dia ngantuk. Karena habis kena tugas malam," beber Imam.
Petugas lalu membawa jasad korban, ke Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB), sebelum diserahkan kepada keluarga.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: Rusdi