Siapa Nakhoda Golkar Bontang Setelah Neni? Ini Kriterianya
1 menit baca575 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BONTANG - Partai Golkar Bontang tengah bersiap melakukan pergantian nakhoda.
Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Bontang, rencananya akan digelar Sabtu (4/8/2020) di Hotel Bintang Sintuk mendatang.
Neni Moernieani, sang Ketua DPD Golkar Bontang, mengatakan, seluruh kader memiliki peluang yang sama menggantikan dirinya. Namun, terdapat kriteria yang ia sebut penting.
"Yang penting sesuai dengan anggaran dasar, prestasi, dedikasi dan loyalitas," kata Neni, ditemui di Pendopo Rumah Jabatan Walikota, Minggu (2/8/2020) pagi ini.
Bunda Neni, sapaan akrabnya, mengaku sudah cukup mengabdi di Golkar. "Kalau bunda, sudah dua periode ya, jadi sudah cukuplah mengabdi," jelasnya.
Namun, ia berharap siapapun yang akan melanjutkan kepemimpinan, tetap mampu membawa kejayaan untuk Golkar.
Meskipun begitu, nama Neni tetap saja memiliki kans untuk bisa kembali menjabat.
“Bisa saja mencalonkan lagi, asalkan dapat kebijakan dari DPP Golkar,” ujar Sekretaris DPD I Golkar Kaltim, Muhammad Husni Fachrudin saat dihubungi, Kamis (30/7/2020) lalu.
Sejauh ini, Ayub menyebut terdapat beberapa nama yang memiliki peluang besar.
"Mereka seperti Neni Moerniaeni, Andi Faizal Sofyan Hasdam, Nursalam, Rustam, Kaharuddin Jaffar, serta Heriyani Fahmi. Mereka punya peluang yang sama semua,"kata Ayub.
Asalkan memenuhi syarat pencalonan, semua kader berpeluang. "Minimal pernah menjadi pengurus dalam 1 periode, tak punya catatan hitam, dan tentunya loyal," pungkas Ayub.
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: M.Huldi









