Dalam usaha ternak ayam potong ini Sem Nalpa menyiapkan 4 petak kendang yang masing-masing petak rata-rata berukuran lebar 8 meter dan panjang 48 meter sampai 53 meter. “Sekali musim ayam kami dapat memelihara 14 ribu bibit ayam, dengan waktu panen maksimal 40 hari," jelas Sem Napal.
Ayam-ayam peliharaan tersebut sudah ada yang membeli pedagang dari Bontang dan Sangatta. "Bibit, makanan, minuman dan pembeayaan juga tidak ada kesulitan," kata Sem Nalpa lagi Selasa (9/6/2020) tadi.
Terpisah, Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena, SIK. MH mengatakan saat pandemi Covid-19 Polres Bontang melakukan sejumlah upaya dan terobosan dalam rangka mendukung ketahanan pangan, diantaranya budidaya ayam potong, pertanian dan budidaya ikan.
Usaha budidaya ayam potong mendapat pembiayaan dan pembinaan dari salah satu badan usaha yang ada di Kota Bontang. Kedepan usaha ini dapat lebih ditingkatkan dan dapat menjadi motivasi anggota yang lain. “Kami ajak masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan dengan melakukan berbagai usaha, seperti budidaya ikan, ternak ataupun bercocok tanam sayuran di sekitar rumah,” jelas Boyke.
Kalaupun tidak sampai menjual minimal usaha itu dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya sendiri. (*)
Penulis. Cholisoh
Editor: Aspian Nur