"Ya, riwayat korban merupakan pasien masih berstatus ODP sebab berdasarkan hasil rapid test dinyatakan negatif," ujar Bahrani.
Diklaim status ODP karena setelah hasil pemeriksaan terdapat gejala semacam infeksi Covid-19. Namun, untuk menentukan positif atau negatif terkontaminasi virus Covid-19, tergantung hasil uji swabnya. "Sekitar sepuluh hari hasilnya sudah keluar," kata Bahrani.
Dijelaskan, pasien yang meninggal seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun. Riwayat korban pernah bermukim di Kota Tenggarong, Kukar.
Korban dijemput oleh sanak saudaranya untuk melakukan pengobatan di Sangatta. Akhirnya pasien langsung dibawa ke RSUD Kudungga Sangatta.
Seminggu terakhir, sebelum meninggal, pasien mengalami lemas dan demam hingga dilakukan penaganganan khusus. Namun, berdasarkan hasil rapid test, dinyatakan non-reaktif dengan diagnosis kerja ODP.
Pasien juga sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan sehingga dilakukan observasi secara berkala. Selanjutnya, dilakukan pengambilan sampel swab untuk diperiksa di laboratorium.
"Belum bisa dipastikan kepada bersangkutan apakah positif atau negatif Covid-19. Untuk kepastian harus bersabar menunggu hasil swab," tandasnya.
Pihak rumah sakit telah melakukan prosesi pemakaman terhadap korban sesuai dengan protokol kesehatan. Memang sudah ada lokasi pemakaman khusus bagi pasien Covid-19.
"Tadi malam sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Kabo Jaya, Sangatta Utara dengan melibatkan tim khusus," tandasnya.
Penulis: Zulhamri
Editor: M.Huldi