Setelah keluarnya kabar tersebut Kasmidi Bulang mmemberikan klarifikasi. Kronologi sebenarnya saat sedang asik mancing kru kapal lupa menghidupkan kran pompa untuk membuang air yang masuk di dasar badan kapal.
"Jadi kejadian itu hanya gara-gara lupa menghidupkan kran pompa air, tidak menabrak karang maupun kapal bocor. Gelombang pun tidak kencang," ujar Kasmidi saat melakukan klarifikasi lewat video Sabtu (9/5/2020) kemarin.
Sebelum kejadian kapal sempat pindah dua kali spot sebelum kapal kandas. Pelampung dipakai semua kru termasuk dirinya sehingga semua bisa terselamatkan oleh tim Posal Muara Sangatta dan Posmat Aquatik
"Kami semua kumpul jadi satu tidak pisah dalam satu rombongan. Syukurnya bantuan cepat dari Lanal Sangatta dan Kodim 0909/Sgt untuk mengavakuasi kami ke bibir pantai Teluk Lombok," bebernya.
Diketahui mesin pompa pembuang air tidak berfungsi karena lupa dinyalakan sehingga air masuk ke badan kapal dan membuat badan kapal miring. "Biasanya kalau memang dalam kondisi berhenti dalam satu spot harusnya pompa dinyalakan agar air yang masuk tersedot keluar. Tapi karena sudah ke asyikan mancing saat itu akhirnya kelupaan dan air yang masuk sudah banyak dan tidak mampu pompa menyedot cepat," ungkap Kasmidi. (*)
Penulis: Zulhamri.
Editor: Aspian Nur