"Kami lakukan pemeriksaan berkala pompa-pompa air baku dan memelihara sumber air baku," kata Suparjan Selasa (21/04/2020) tadi.
Pemeliharaan juga dilakukan pada mesin pompa dan peralatan elektrik seperti panel intake, panel di ruang pompa dan genset. Jika jalur tersebut tidak ada permasalahan. "Petugas juga akan melakukan pembersihkan dan pengurasan di instalasi pengolahan air. Reservoir juga dikuras berkala," jelasnya.
Selanjutnya bagian distribusi, petugas akan melakukan pemantauan sekaligus memastikan ketersediaan barang. Khususnya barang yang dipakai untuk kebutuhan operasional, mulai stock solar, bahan kimia. Termasuk material sambungan rumah dan suku cadang jaringan perpipaan. Mengingat beberapa komponen tersebut di peroleh dari luar Kalimantan. Persiapan dibagian ini bertujuan agar saat terjadi kerusakan, perbaikan dapat segera dilakukan tanpa terhambat oleh ketersediaan barang. "Pengecekan jaringan pipa distribusi rutin dilakukan. Jika ada kebocoran petugas distribusi langsung melakukan perbaikan," papar Suparjan lagi.
Di sisi pelayanan, pegawai yang bertugas di kasir, di bagian hubungan langganan, perencanaan dan call center selalu siap. Membantu pelanggan dalam pelunasan tagihan air. Melayani warga yang ingin menjadi pelanggan baru. "Petugas siap melayani pemasangan sambungan baru, pelunasan tagihan air hingga menerima aduan," sebutnya
Dirinya juga menghimbau agar pelanggan tetap bijak dalam penggunaan air bersih. Harus hemat dalam pemakaian air. Gunakan air untuk kebutuhan utama sehari-hari. Terlebih dalam kondisi pandemi virus Covid-19. "Harapannya masyarakat dapat mengikuti instruksi dari pemerintah. Menghindari kerumunan masa atau sosial distancing, salah satunya memanfaatkan aplikasi-aplikasi online untuk bertransaksi," ujar Parjan.
PDAM Kutim telah menyediakan pembayaran tagihan secara online di tirtatuahbenua.com. Pelanggan PDAM dapat melakukan pembayaran tagihan tepat waktu. Selain itu bisa juga melalui pembayaran lewat bank. (*)
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur